CJH Asal Malut yang Diberangkatkan nanti hanya 489 orang

SOFIFI, TeropongMalut.com – Pemerintah Arab Saudi telah menerbitkan aturan terkait penyelenggaraan jemaah haji salah satunya maksimal Calon Jemaah Haji (CJH) berusia dibawah 65 Tahun.

Kepala Biro Kesra Provinsi Maluku Utara Hj Rahma Hasan, yang ditemui di ruang kerjanya pada Kamis 19 Mei 2022 menjelaskan pihaknya telah mengikuti pertemuan dengan kementerian Agama sehingga keputusan soal jumlah jamaah haji disesuaikan dengan kebijakan yang di tetapkan oleh pemerintah pusat.

“Kita hanya mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Penyelenggara Haji, kita ikuti aturan pusat,” kata Rahma.

Rahma menjelaskan CJH asal Malut yang akan diberangkatkan tahun 2022 sesuai aturan usia adalah 489 jemaah, kemudian di tambah dengan 2 orang petugas maka jumlah totalnya 491 orang.

Calon jamaah haji terbanyak berasal dari Kota Ternate yakni 122 jemaah, kedua Kabupaten Halmahera Selatan 90 jemaah sedangkan kabupaten lainnya rata-rata 50 Jemaah.

Menurutnya Jumlah itu lebih rendah bila dibandingkan dengan jumlah CJH sebelum masa pandemi covid-19, karena normal biasanya CJH sekitar 1000 lebih, kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah pada musim haji yang akan datang jika kondisi sudah mulai normal, Namun Rahma tidak menjelaskan secara rinci total CJH yang tidak bisa berangkat karena faktor usia.

“bagi CJH yang tahun ini belum bisa ikut berangkat, semoga di tahun berikut bisa diberangkatkan,” harapnya.

Selain itu persiapan pelaksanaan Ibadah Haji Tahun 2022 ini mulai dilakukan Pemerintah Provinsi Malut dalam pelayanan kepada CJH, pihaknya mengatakan saat ini sudah melakukan berbagai tahapan persiapan pelaksanaan untuk keberangkatan CJH maupun kepulangannya ke Malut.

“Kami sudah melakukan berbagai tahapan persiapan, mulai dari kesehatan karena selain batasan usia CJH yang berangkat juga diwajibkan vaksinasi lengkap Covid-19. Oleh karena itu harus dilakukan PCR lagi
kami juga telah melakukan koordinasi dengan pihak penerbangan, dan hasilnya kemarin kita negosiasi dengan maskapai Lion Air maka untuk mengantisipasi kenyamanan CJH kita carter PP” jelas Rahma

Ia menambahkan pada 23 Juni mendatang seluruh CJH Malut sudah harus berada di Asrama Haji Kota Ternate. Demi kesehatan dan keamanan para CJH ini, Pihaknya prioritaskan fasilitas sehingga saat berada di Ternate nantinya, para CJH tidak lagi menginap di hotel-hotel yang berada di Kota Ternate.

Untuk embarkasi sendiri, lanjut Rahma menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah (Pemda) dimana jumlah kelompok terbang (kloter) terdiri dari 2 kloter yakni kloter 11 dan kloter 12, sementara bagasi yang disediahkan perorang 37 kg.

Kemudian rencana mulai dikeberangkatan CJH dari Kota Ternate ke Provinsi Sulawesi Selatan di Makasar pada 25 Juni dengan Kloter 11 kemudian pada 26 Juni menyusul kloter 12. (Hana/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.