Di FGD, Wali Kota Ternate Bicara soal Malut sebagai Jalur Rempah

Ternate- TeropongMalut.com, Pemerintah Kota (PEMKOT) Ternate,
bersinergi dengan Bank Indonesia (BI), Pemprov Malut dan  Pemkot Tikep menggelar Focus Grup Discussion (FGD) pada Kamis 17 /1/2023 di Royal Resto, Ternate Tengah.

FGD itu mengangkat Tema: “Menyongsong Jalur Rempah Sebagai Warisan Budaya Dunia Antara Sejarah dan Realita”

Dalam FGD itu menghadirkan 5 Pematik yakni Kepala Perwakilan BI Malut Indra Gunawan, Walikota Ternate Dr .M Tauhid Soleman, Akademisi Unkhair Dr Ridha Ajam M. Hum, Bappelitbagda Tikep Ramli dan Asisten II Pemprov Malut Sry Hartati Hatary.

Wali Kota Ternate Dr. M Tauhid Soleman  menjelaskan seminar Remapah bagi kami sangat strategis, karena menyangkut dengan indentitas.

FGD Rempah lanjut Dr. M Tauhid Soleman, jika orang berbicara rempah maka indentitas tersebut meliputi Tenate, Tidore, Sofifi dan Malut secara keseluruhan.

“Sering saya sampaikan antara orang Moluku Kie Raha dan rempah, sama dengan koin (saling memperkuat) atau gambar akan memperkuat angka, atau sebaliknya angka harus memperkuat gambar,” jelas Wali Kota Ternate M.Tauhid Soleman.

“Berbicara rempah kita harus memiliki Branding yang kuat, misalnya  jalur sutra sudah diakui oleh UNESCO.  Namun jalur rempah belum diakui.
Sehingga ini menjadi atensi Pemerintah Pusat, Pemprov, dan Kabupaten/Kota untuk diakui,” harap M. Tauhid Soleman.

Tahun 2022 lalu, Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Ternate sebagai Kota Rempah sualdah di berikan Pemerintah Pusat.

“Kemarin saya protes Kepala UPT Bandara Babullah, tulisan Ternate dilogo tidak sesuai diberikan Pemerintah Pusat. Oleh karena itu saya mintah ditijau kembali,” katanya mengingatkan.

Disisi lain Tauhid juga menyinggung soal keberadaan Benteng Orange. Benteng Orange dulunya pusat kolonial, maka  sekarang kita jadikan pusat titik sejarah. Karena didalamnya ada ide, ruang dan komunitas, ketiga ini jika kita menyatuhkan maka benteng orange sebagai sampel kekuatan ekonomi kita di kanca Nasional maupun Internasional. (Tamsil/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *