Diduga Lakukan Pelanggaran Berulangkali, UD Amelia Harus diBlacklist

Reporter : Odhe 

Editor : Redaksi 

HALTENG, Teropongmalut.com – Meskipun pelaku usaha ini atau lebih dikenal dengan sapaan Hi Abdul Latif yang juga bertindak sebagai Direktur Usaha Dagang (UD) Amelia yang beralamat di desa Were Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah ini mengikuti tahapan pelatihan serta arahan dari pihak terkait selama ini.

Namun, yang bersangkutan dinilai tak memiliki itikad baik untuk menjadi pengusaha yang bersih dan resmi sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Justru pengusaha ini dikabarkan lebih aman dan nyaman melakukan komunikasi dengan pihak terkait untuk melancarkan angkutan kayu olahannya seolah resmi di mata masyarakat, padahal tidak.

Hal ini disampaikan LSM Kane Malut melalui Wakil Ketuanya M. Sahrul yang menduga aktivitas Direktur UD Amelia ini ibarat penyakit sudah terbilang kronis sehingga harus ditangani oleh pihak terkait baik Balai Ambon dan jajaran Polda Maluku Utara.

Sahrul juga menegaskan kepada unsur pemerintah seperti Balai Ambon agar Blacklist aktivitas UD Amelia karena sudah tercatat buruk dan tak punya niat baik menjadi pengusaha yang bersih sehingga pengusaha ini tidak boleh lagi beroperasi kayu tidak perlu di berikan Surat Peringatan (SP) lagi karena sudah berulangkali melakukan tindakan pelanggaran berulangkali. 

Hanya saja pihak Balai dan kepolisian terkesan masih membiarkan aktivitas pengusaha ini. Sebagai negara hukum pihak-pihak terkait harus menegakkan karena pengusaha ini sudah merugikan masyarakat dan pengusaha lain, dan hal ini menciptakan iklim usaha yang tidak sehat.

Aktivitas pengusaha UD Amelia ibarat penyakit yang sudah menular, jadi kalau sakit harus minum obat untuk diatasi, tapi kalau sudah kronis seperti ini harus di operasi,” ujar Sahrul.

Terkait pasokan kayu ilegal yang diterima PT IWIP, kami menduga yang bersangkutan bermain komunikasi kelas atas sehingga kayu olahan ilegalnya dapat lolos diterima di perusahaan raksasa. Kami pun menduga yang bersangkutan menyakinkan PT IWIP bahwa kayu olahan miliknya memiliki legalitas tanpa ragu,” imbuh LSM ini.

Berdasarkan informasi yang diperoleh LSM ini Rabu, tanggal 22 November 2023, sampai saat pengusaha tersebut masih memasok kayu olahan ke PT IWIP dengan ukuran kayu 5x10x6 meter, dan sampai saat UD Amelia masih pasokan kayu di perusahaan.

Terpisah 01 Polres Halteng AKBP Faidil Zikri SH SIK dikonfirmasi aktivitasnya Direktur UD Amelia ini mengucapkan terima kasih atas informasinya dan mengaku menjadikan referensi dan melakukan koordinasi dengan Balai dan para pihak yang berkompeten untuk tindak lanjutnya,” ucap singkat Kapolres.

IMG-20240406-WA0003
IMG-20240406-WA0008
IMG-20240406-WA0005
IMG-20240408-WA0072(1)
IMG-20240409-WA0018
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0001
IMG-20240401-WA0056
@reallygreatsite_20240402_164508_0000
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0052
IMG-20240407-WA0028
IMG-20240406-WA0045
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0000
IMG-20240404-WA0028(1)
IMG-20240404-WA0027(1)
SAVE_20240410_210756
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *