Direktur TPK UD Amelia Keluhkan Soal Ini

Reporter : Odhe
Editor : Redaktur

HALTENG, Teropongmalut.com – Direktur Tempat Penampungan Kayu (TPK) UD Amelia, Hi Abdul Latief mengeluhkan maraknya Tempat Penampungan Kayu (TPK) di Kota Weda Kabupaten Halmahera Tengah. Hal ini disampaikan karena menurutnya banyak kayu olahan miliknya tak laku terjual.

“Akibat dibiarkan Instansi terkait sehingga puluhan TPK liar mulai maraknya menampung kayu yang diduga tak mengantongi izin,” jelas Hi Abdul Latief kepada media Senin, (10/04/2023) sore kemarin via pesan whatsapp.

Untuk itu lanjut dia, saat ini dirinya kewalahan karena puluhan meter kubik kayu olahan tak laku terjual. Sementara kepihak perusahaan saja belum memesan kayu sehingga omset penjualan kayu sangat menurun,” ujarnya.

Terkait perihal diatas, diminta kepada pihak terkait dalam hal ini Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Weda di Halmahera Tengah agar mengevaluasi sejumlah TPK yang dikabarkan liar tersebut. KPH Weda jangan terkesan diam soal pengelolaan hasil hutan kayu ini,” tandasnya.

Masih terkait perihal dan keluhan ini, pihak KPH Weda Halmahera Tengah belum sempat dimintai keterangan hingga berita ini dipublikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *