DPP Partai Berkarya PAW Satu Anggota DPRD Provinsi Malut

  • Share

Sofifi-TeropongMalut.com, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Berkarya memutuskan mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap satu anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Dapil Ternate Halbar.

Surat pemberitahuan PAW terhadap AT, anggota DPRD Provinsi Malut itu telah disampaikan DPP Partai Berkarya kepada Gubernur Maluku Utara, Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara dan KPUD Provinsi Maluku Utara pada Rabu (13/10).

Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Maluku Utara Samsul Rizal, yang dikonfirmasi TeropongMalut.com via telepon seluler Rabu menjelaskan bahwa PAW terhadap satu anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dilakukan oleh DPP Partai Berkarya karena yang bersangkutan tak lagi mengakui eksistensi DPP Partai Berkarya dibawah pimpinan Muhdi PR.

“Yang bersangkutan sebagai anggota DPRD Provinsi Malut dari Partai Berkarya, tapi tidak lagi mengakui DPP Partai Berkarya dibawah pimpinan Muhdi PR. Sementara Partai Berkarya yang terdaftar di Kemenkumham RI dan KPU RI adalah Partai Berkarya dibawah pimpinan Muhdi PR, bukan yang lain,” jelas Samsul Rizal.

Karena itu maka DPW Partai Berkarya diminta oleh DPP untuk mengajukan PAW terhadap anggota DPRD Provinsi Malut yang melanggar AD/RT Partai Berkarya, melanggar konstitusi partai termasuk melanggar UU Partai Politik.

“Negara ini mengakui Partai Berkarya pimpinan Muhdi PR, bukan Partai Berkarya dibawah pimpinan Tomi Suharto. Yang ikut pemilu kemarin adalah partai berkarya pimpinan Muhdi PR dan diakui oleh negara adalah Partai Berkarya dibawah pimpinan Muhdi PR,” tegas Samsul Rizal.

Bagi kami DPW Partai Berkarya Maluku Utara kata Samsul, menilai AT mengambil langkah politik yang blunder karena merugikan dirinya sendiri.

“Anggota DPRD baik Provinsi maupun kabupaten/kota yang berafiliasi dengan Tomi Suharto, oleh DPP Partai Berkarya diganti semuanya, jadi tidak hanya di Maluku Utara, tapi seluruh Indonesia,” tegasnya. (Tim/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *