Dr Syahril: DPRD dan Dikbud Jangan Saling Menyalahkan

  • Share

Sofifi-Teropong Malut.com, Dugan jual beli jabatan yang diduga dilakukan Dinas Pendidikan Provinsi (Dikbud) Malut akhir-akhir kembali mencuat ke publik dan kembali menjadi wacana publik serta mengundang kontroversi di tengah publik Malut.

Menyikapi hal itu Akademisi FKIP UNKHAIR Dr.Syahril Muhammad, M.Hum, kepada media Teropong Malut.com Jumat (19/11) di Kota Ternate, mengimbau DPRD dan Dikbud Provinsi Malut untuk tidak berdebat di media dengan saling menyalahkan. “Bagi saya itu tidak etis,” ujar Dr Syahril Muhammad.

DPRD dan Dikbud Malut lanjut Dr Syahril Muhammad, seharusnya bersama-sama menjalankan fungsi kontrol, serta pengawasan masing-masing sesuai dengan mekanisme dan norma hukum. sehingga tidak menimbulkan dugaan jual beli jabatan di lingkup Dikbud meurut tafsir dan praduga.

Kita harus budayakan gaya komunikasi  konstruktif yang dilandasi oleh nilai-nilai etika dan sosial, agar kita semua menjadi contoh teladan bagi masyarakat Malut.

DPRD merupakan wakil rakyar dan Dikbud sebagai unit pelaksana teknis  penyelenggara pendidikan di Malut.
Jika ada indikasi atau praduga jual beli jabatan di lingkup Dikbud, maka segera yang berwenang melakukan evaluasi atau investigasi.

“Jika tidak melakukan langkah-langkah itu, maka DPRD dan Dikbud hilang kepercayaan di mata publik,” jelas Dr Syahril.

“Hentikan saling menyalahkan satu dengan yang lain, jika terus menyalahkan maka itu adalah cara-cara yang tidak profesional,” tegas Dr Syahril.

“Saya Dr Syharil meminta DPRD, Dikbud Malut dan seluruh komponen yang menginginkan kemajuan pendidikan agar duduk bersama agar mencari solusi. Ini dinamika buruk di tahun 2021 khususny pendidikan, Dikbud harus terbuka sehingga dugaan jual beli jabatan Dikbud menjadi titik terang di masyarakat.
Kita harus sadari bersama tindakan yang kita lakukan sangat bertentangan dengan tata hukum, norma hukum serta norma gama,” cerca Dr Syahril Muhammad. (tamsil/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *