Berita  

Forwatu Banten Ancam Laporkan RS Kartini ke Ombudsman Terkait Dugaan Malapraktik Medis

Serang, TeropongMalut – Presidium Forum Warga Banten (Forwatu Banten), Arwan, mengancam akan melaporkan Rumah Sakit (RS) Kartini ke Ombudsman. Ancaman ini menyusul dugaan kelalaian dalam penanganan medis yang mengakibatkan meninggalnya seorang pasien, Jani, pada Sabtu, 19 April 2025.

Kejadian bermula ketika keluarga pasien, Medi (anak dari Jani), menghubungi Arwan untuk meminta bantuan mengurus pelayanan medis di RS Kartini. Sekitar pukul 01.04 WIB, Arwan bersama staf Forwatu Banten, Alpad Darmawan, tiba di lantai 2 RS Kartini dan menemukan Jani dalam kondisi sudah meninggal. Beberapa perawat tampak tengah melakukan penanganan.

Medi mengungkapkan kekecewaannya atas lambannya penanganan medis yang diberikan oleh pihak RS Kartini. “Saya bisa tuntut RS ini, kenapa dari tadi pihak RS tidak mau melakukan tindakan. Saya ke ruangan, ngomong ‘entar Pak!’, ‘entar Pak!’, sampai pasien sekarang tidak bisa bernapas!” ujar Medi.

Arwan menyatakan bahwa pihak RS Kartini terkesan menghindari tanggung jawab atas dugaan kelalaian tersebut. “Saya terlambat datang, namun dipastikan penanganan yang dilakukan oleh pihak pegawai RS jauh dari profesional! Saya akan mengumpulkan bukti aduan masyarakat dan melaporkan ke Ombudsman terkait ini! Saya tidak mau pihak lain menjadi korban dari kelalaian petugas RS!” tegas Arwan.

Jani, kakak dari adik ipar presidium Forwatu Banten, dirawat di RS Kartini sejak Kamis, 18 April 2025, pukul 20.00 WIB. Kematian Jani diduga akibat kelalaian pihak rumah sakit dalam memberikan penanganan medis yang tepat dan cepat. Forwatu Banten akan berupaya untuk mengungkap kebenaran dan meminta pertanggungjawaban pihak RS Kartini atas kejadian ini. (TS)

IMG-20251219-WA0016
IMG-20251219-WA0016
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *