Hadiri Undangan Kemenparekraf RI, Bupati Sula paparkan Konsep Event FTW 2021

  • Share

SULA-TeropongMalut.com, Guna menguatkan pamor Even Festival Tanjung Waka (FTW), Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut), Fifian Ade Ningsih Mus, Jumat 24 Desember 2021 menghadiri Agenda Kolaborasi yang di selenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI).

Agenda tersebut, berlansung sekira pukul 15.30 WIB di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta.

Dalam kegiatan itu, Bupati FAM di minta untuk memaparkan konsep FTW 2021 yang di gagas sebagai Eco Event pertama di Indonesia. Presentase itu juga guna untuk menguatkan pamor event festival tanjung waka agar lebih diperhatikan dan diintervensi oleh pemerintah pusat sebagai Eco Event.

Sampainya di arena kegiatan, Bupati Ningsi diterima langsung oleh Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI).

Fifian Ade Ningsih Mus dalam sambutannya memaparkan bahwa, FTW 2021 ini, sengaja digagas dengan konsep Eco Even untuk mengangkat potensi Pariwisata dengan mengedepankan kearifan lokal melalui penguatan nilai budaya, pelestarian alam dan menjaga tradisi sekaligus memperkenalkan potensi unggulan serta komoditi utama yang ada di Kepulauan Sula.

“FTW 2021 mengangkat konsep yang sangat berbeda dengan event Pariwisata yang pernah ada di Indonesia dan boleh dikatakan pertama di Indonesia yakni Konsep Eco-Event atau Eco-Wisata dimana konsep Festival ini tetap menjaga dan melestarikan alam dan kearifan lokal,” ungkapnya.

Kata Fifian, pihaknya sangat berharap untuk meningkatkan kemajuan daerah melalui sektor pariwisa demi menunjang perekonomian masyarakat, dengan tetap menjaga kelestarian dan keindahan alam sekitaranya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati perempuan pertama di Malut itu juga menyampaikan harapan besar kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar kedepan dapat mendorong kemajuan pariwisata dan potensi Budaya di Kabupaten Kepulauan Sula sehingga wisata Sula dapat dikenal di Indonesia maupun mancanegara.

Dalam kegiatan itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, didampingi Bupati Fifian untuk memperkenalkan beberapa komoditi unggulan Kabupaten Kepulauan Sula yakni Madu Sula dan olahan cemilan Cokelat asli Sula. (Fai/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *