HARITA dan Pemkab Halsel Peringati HKN di Obi

  • Share

Labuha-TwropongMalut.com, HARITA Nickel dan Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Selatan (Halsel) memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 dengan berbagai kegiatan terkait kesehatan seperti jalan sehat, senam sehat, vaksinasi, pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan, lomba balita sehat, dan lomba posyandu antar desa. Kali ini, peringatan dipusatkan di RSUD Obi yang terletak di Laiwui, Obi pada Minggu (5/11) kemarin.


HKN pada tahun ini bertema “Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku” yang jatuh pada 12 November 2021 lalu. Peringatan HKN oleh Pemda Halsel dan HARITA ini melibatkan aparatur daerah Halsel, petugas bidang kesehatan serta tenaga kesehatan, dan dihadiri sekitar 350 masyarakat yang berasal dari 9 desa di Kecamatan Obi.


Kegiatan dimulai dengan penyambutan Sekda bersama rombongan yang mewakili Bupati Halsel. Usai penyambutan dengan tarian Soya-soya dan rangkaian pembuka lainnya, jalan sehat, senam sehat, vaksinasi, pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan, lomba balita sehat, dan lomba posyandu antar desa langsung digelar.

Di akhir acara, masyarakat dan peserta dihibur dengan pembagian hadiah (doorprize).
Direktur RSUD Obi dr. Elisabeth Bernadete menyampaikan, peringatan HKN kali ini sangat luar biasa. Semua dapat berkumpul di Obi meskipun kondisi alam yang tidak bersahabat, hujan sangat deras dan angin yang sangat kencang melanda lokasi acara, namun masyarakat Obi tetap semangat dan antusias mengikuti kegiatan ini.


Elisabeth juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada HARITA yang telah membantu kegiatan HKN sejak awal.
“Terimakasih untuk HARITA yang membantu menyukseskan kegiatan ini sejak awal hingga saat ini. Kami berharap, kegiatan ini dapat mempelopori pelayanan kesehatan di Pulau Obi agar semua masyarakat dapat merasakan pengobatan dengan tepat. Untuk ke depannya, bisa melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan ini di desa lain, bukan hanya di RSUD Obi,” harap Elisabeth di depan seluruh peserta HKN.

Foto: Jalan santai (istimewa)


Senada dengan Elisabeth, Sekda Halsel Maslan H. Hasan menyampaikan bahwa kegiatan HKN turut membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah, bagaimana cara menurunkan angka kasus Covid-19, hingga langkah serbuan vaksinasi.


“Kegiatan Hari Kesehatan Nasional ini sangat penting dilakukan, semoga tahun depan dapat terlaksana kembali kegiatan-kegiatan nasional, kegiatan pemerintah daerah, dan semoga HARITA Nickel dapat terus mendukung berbagai kegiatan Pemerintah,” jelas Maslan H. Hasan.
Pelaksanaan HKN di Obi juga melibatkan kerjasama dengan RS Labuha. RS Labuha menyiapkan dokter spesialis penyakit dalam dan alat screening. Warga juga diharuskan melakukan pendaftaran 3 hari sebelum kegiatan dimulai, sehingga tidak terdapat antrian yang menumpuk.


Head of External Relation HARITA Nickel Stevi Thomas mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini tidak boleh terhenti hanya sebatas pada seremoni semata. HKN merupakan momentum bagi semua pihak untuk dapat menerapkan pola hidup sehat.

Berbagai program dari Pemerintah akan menjadi percuma dan sia-sia jika masyarakat tidak menerapkannya dalam kehidupan keseharian.
“Kami sangat mengapresiasi Pemda Halsel yang telah melaksanakan HKN dengan baik di saat pandemi Covid 19.

Peringatan HKN harus diikuti dengan berbagai program lanjutan, serta didukung oleh kebiasaan masyarakat untuk hidup sehat. Semoga dalam waktu dekat, pandemi Covid 19 dapat berakhir dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan sehat,” harap Stevi Thomas.

Tentang HARITA Nickel
HARITA Nickel merupakan bagian dari HARITA Group yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. HARITA Nickel memiliki IUP Pertambangan dan juga pabrik peleburan (smelter) serta pemurnian (refinery) nikel yang terintegrasi di Obi. Komitmen HARITA Nickel dalam hilirisasi sumber daya alam ditunjukkan dengan beroperasinya smelter Megah Surya Pertiwi (MSP) sejak 2016 dengan memanfaatkan potensi nikel yang dikelola oleh Trimegah Bangun Persada (TBP) dan Gane Permai Sentosa (GPS) yang semuanya terletak di Pulau Obi.


Melalui Halmahera Persada Lygend (HPAL), Harita Nickel melakukan pengolahan dan pemurnian nikel dengan teknologi hidrometalurgi High Pressure Acid Leach (HPAL). Teknologi HPAL mampu mengolah nikel kadar rendah yang selama ini tidak diolah menjadi produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Dengan proses berikutnya dapat diolah menjadi Nikel Sulfat (NiSO4) dan Kobalt Sulfat (CoSO4) yang merupakan bahan baku baterai kendaraan listrik. Teknologi ini merupakan yang pertama di Indonesia. (Tim/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *