HALTENG – Dalam semerbak pagi yang hangat di Desa Nurweda, Kecamatan Weda, Kamis (25/9/2025), PT Harum Sukses Mining (HSM) membuka lembaran baru pengabdian lewat konsultasi publik Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) 2026–2030.
Bertempat di Hotel Simore, forum ini mempertemukan pemerintah daerah, camat, para kepala desa, tokoh masyarakat, agama, pemuda hingga perempuan untuk menyatukan langkah. Sekretaris Daerah Halmahera Tengah, Bahri Sudirman, membuka acara dengan ajakan penuh harap: agar program perusahaan tak hanya hadir di atas kertas, tapi menetes langsung menjadi manfaat bagi warga lingkar tambang.
Perusahaan melalui perwakilannya, Ayu Andriani selaku Government Relation menuturkan bahwa fokus RIPPM kali ini adalah penyediaan kontainer sampah merupakan sebuah simbol kepedulian akan lingkungan yang bersih, hijau, dan lestari. Lebih jauh, konsultasi publik ini dirancang untuk menyelaraskan aspirasi desa dengan arah pembangunan daerah, sehingga tak ada program yang saling bertabrakan.
“Program ini harus mampu menghipnotis masyarakat dengan manfaat nyata. Mari bersama kita kawal agar benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” ujar Sekda.
Dari ruang diskusi ini, harapan mengalir, agar lingkar tambang bukan hanya saksi eksploitasi, melainkan juga ladang pemberdayaan, tempat hijau tumbuh, dan harmoni terjaga di Weda Utara. (Odhe)






















