Ini Alasan Pengecer Depan SPBU Jual BBM 16.000/Liter

Exif_JPEG_420

Reporter : Odhe
Editor : Redaksi

HALTENG, Teropongmalut.comDiminta kepada Pemda Halteng melalui Ekbang, petugas dan pihak SPBU agar melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap sejumlah pengecer di Kota Weda karena terbukti menimbun BBM jenis Pertamax dengan tujuan menaikan harga secara sepihak, artinya mengambil kesempatan dalam kesempitan lalu menjualnya dengan harga tinggi yakni 16.000/liter dengan alasan diperoleh dari SPBU dengan harga 15.000/liter.

Dengan harga terbilang tinggi dan suka-suka pengecer tersebut, ini menjadi PR bagi Pemda Halteng yang dinilai tak mampu menguak sikap penimbunan sejumlah pengecer dengan niat untuk mengambil keuntungan besar pada momen kelangkaan BBM ini.

Buktinya terpantau beberapa pengecer membuka pelayanan pada pagi hari saat jam keberangkatan kerja ribuan karyawan yang diperoleh harga BBM jenis Pertamax dengan harga yang bervariasi, ada yang mengaku peroleh BBM dengan harga 16.000/liter dan ada juga yang peroleh BBM dengan harga 20.000/liter. Ini bukti nyata bahwa Pemda Halteng tak mampu menstabilkan harga BBM di Kota Weda,” kesal sejumlah karyawan saat ditemui media Rabu, (11/10/2023) pagi tadi.

Terkait dengan harga BBM jenis Pertamax terbilang tinggi dan mahal ini, pihak SPBU tak bisa dikonfirmasi karena nomor kontak Watshapp media ini di blokir oleh Pak Sultan dan Ci Ona sebagai Bos 01 dan Bos 02 pada SPBU CV Weda Utama.

IMG-20240406-WA0003
IMG-20240406-WA0008
IMG-20240406-WA0005
IMG-20240408-WA0072(1)
IMG-20240409-WA0018
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0052
IMG-20240407-WA0028
IMG-20240406-WA0045
previous arrow
next arrow
SAVE_20240410_210756
SAVE_20240410_210756
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *