Issue Penjualan Mangrove Desa Waleh Hoax, Penyebar Kabar Ini Diciptakan Dari Tanah Longsor

Reporter : Odhe
Editor : Redaksi

HALTENG, Teropongmalut.com – Kepala Desa Waleh Kecamatan Weda Utara Anhar Syafar menegaskan bahwa issue penjualan hutan mangrove desa Waleh benar-benar hoax atau issue tak benar yang diduga disebarkan oleh orang-orang tak bertanggung jawab kepada pihak-pihak lain untuk menghujani fitnah terhadap saya dan keluarganya.

“Jadi issue atau kabar penjualan hutan mangrove itu hoax belaka karena semua orang tau bahwa hutan mangrove itu sangat dilindungi oleh negara dan undang – undang, sehingga bagi siapa yang menyebarkan informasi hoax atau issue bohongan maka sudah tentu orang tersebut berasal dari golongan sakit hati dan boleh jadi di ciptakan dari tanah sengketa juga tanah longsor,” jelas Kades Waleh kepada media ini Selasa, tanggal 27 Juni 2023 pagi tadi via sambungan telpon genggam.

Kades bilang, silahkan turun dan lakukan investigasi tentang penjualan hutan mangrove desa Waleh. Saya pikir siapa pun dia tak bakalan berani menjual ke pihak perusahaan sementara mereka tau bahwa hutan mangrove itu dapat dilindungi oleh Undang-undang. “Jadi bagi siapa yang menyatakan saya jual hutan mangrove turun dan lakukan investigasi sendiri, benar apa tidak, jangan cuman menerima informasi hoax tanpa menelahnya,” pungkasnya.

Sebenarnya issue murahan ini tak mau saya tanggapi cuman karena memang sudah keterlaluan saya dan keluarga di fitnah. Sehingga pada kesempatan ini mau saya sampaikan bahwa bagi warga yang sengaja memfitnah saya ini kemungkinan besar diciptakan dari tanah longsor dan tanah sengketa, sehingga tak habis-habisnya menyebarkan informasi hoax tentang saya dalam perihal penjualan hutan mangrove,” tuntasnya.

IMG-20240406-WA0003
IMG-20240406-WA0008
IMG-20240406-WA0005
IMG-20240408-WA0072(1)
IMG-20240409-WA0018
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0052
IMG-20240407-WA0028
IMG-20240406-WA0045
previous arrow
next arrow
SAVE_20240410_210756
SAVE_20240410_210756
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *