Ka Balai Tegaskan Kayu Tanpa Dokumen Nyata Ilegal

Reporter : Odhe 

Editor : Redaksi 

HALTENG, Teropongmalut.com – Ka Balai Ambon AA Rikumahu menanggapi aktivitas peredaran kayu olahan yang berpotensi merugikan negara di wilayah Provinsi Maluku Utara khususnya wilayah Halmahera Tengah dan Halmahera Selatan terbilang marak dan menggila.

Untuk itu, Ka Balai Ambon kembali mempertanyakan kinerja personilnya yang bertugas melakukan pengawasan terhadap peredaran kayu olahan secara ilegal di kedua wilayah tersebut. Kayu olahan tanpa dokumen itu nyata ilegal dan harus ditindak.

Sangat miris jika peredaran kayu olahan secara ilegal terus terjadi, sampai segitukah mereka membiarkan negara ini terus dirugikan. Bahkan Ka Balai Ambon meminta masyarakat melaporkan aktivitas ilegal itu ke pihak kepolisian terdekat seperti Polsek dan Polres,” jelasnya.

Ka Balai Ambon juga bilang saat ini Gakkum sudah terbitkan Nota Dinas (ND) untuk operasi penyidikan, jika terdapat pengusaha yang merugikan negara atas aktivitas peredaran kayu olahannya. Maka pelaku atau pengusaha itu akan diberikan sanksi sesuai hukum dan perundangan yang berlaku.

“Balai hanya bisa penindakan dengan cara matikan SIPUHH dan Ganisnya, tinggal diambil alih Gakkum atau kepolisian nanti kita yang beri kesaksian saksi ahli dan ahli ukur,” ujarnya.

Terkait dengan SIPUHH yang sudah diblokir itu bekerja otomatis sehingga Ganish pun ikut terblokir jadi otomatis dokumen tidak bisa keluar. Jadi aktivitas angkutan kayu olahan mereka itu ilegal dan harus di laporkan kepihak kepolisian. Jika kepolisian juga sudah kacau kita tunggu Gakkum saja yang turun langsung, semoga personil Gakkum yang turun nanti yang berkualitas agar dapat menekan aktivitas yang merugikan negara ini.

“Kacau, nanti Gakkum saja yang turun sementara mereka berproses,” tandas Ka Balai Ambon via pesan singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *