Kades Sosowomo Resmi Ditahan Kajari Weda Atas Dugaan Tipikor

Penulis : Odhe 

Editor : Redaksi 

HALTENG, Teropongmalut.com – Warga masyarakat desa Sosowomo Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara dikabarkan kehilangan seorang pemimpin setelah Kepala Desa Ronny Lekatompessy dikabarkan telah ditahan di rumah tahanan Kejaksaan Negeri Weda belum lama ini.

Penahanan Kades ini atas dugaan tindak kerugian negara pada temuan Inspektorat Pemkab Halteng sekira 600 juta rupiah dan perkara tersebut kemudian dikembangkan Kejari Weda dan memeriksa sejumlah saksi sejak tahun 2019 silam dan akhirnya pada tahun baru 2024 Kades Sosowomo dikabarkan telah ditahan di rumah tahanan Kejari Weda.

Penahanan terhadap Kades Sosowomo ini berkaitan dengan pembangunan lapangan bola kaki dan sumber dana lain desa setempat yang diduga tak sesuai peruntukannya oleh seorang Ronny Lekatompessy saat masih menjabat sebagai Kepala Desa.

Hal ini disampaikan beberapa warga masyarakat desa Sosowomo via sambungan telpon genggam Jumat, tanggal 12 Januari 2024 pukul 18.35 WIT. Menurut beberapa warga bahwa kami merasa kehilangan atas penahanan prihatin dengan perkara yang dialami Kepala Desa kami saat ini.

“Jujur saja torang merasa kehilangan seorang pemimpin, setau kami pembangunan lapangan bola kaki dikerjakan sesuai dengan anggaran yang ditetapkan pemerintah desa. Tetapi ada sesuatu dan lain hal terjadi sehingga beliau (Kades) dilaporkan di Kantor Kejaksaan Negeri Weda oleh sekelompok warga pada tahun 2019 silam dan akhirnya awal tahun ini Kades ditahan,” jelas warga dengan nada sedih.

Terkait perihal ini, Pak Sandi SH Plt. Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus alias Pidsus Kejari Weda pun dikonfirmasi media via pesan singkat Jumat tanggal 12 Januari 2024 pukul 20.18 WIT membenarkan kabar penahanan Kades Sosowomo. Ia mengatakan, “iya ditahan mulai kemarin untuk 20 hari kedepan, bersama bendaharanya saat itu,” sebutnya singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *