Kajari Weda Diduga Lindungi Kades Sosowomo Soal Kerugian Negara

  • Share

Reporter : Odhe
Editor : Reporter

Halteng, TM – Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Kabupaten Halmahera Tengah, Rosihan Anwar Selasa, (11/1/22) kemarin mengemukakan bahwa Kejaksaan Negeri (Kajari) Weda diduga melindungi Kades Sosowomo Ronny Lekatompesy atas temuan Inspektorat kurang lebih 600 juta.

Atas temuan itu, Kajari Weda pun telah memeriksa sejumlah warga desa Sosowomo sebagai saksi untuk mengembangkan perkara dugaan kerugian negara tersebut. Sayangnya, pemeriksaan sejumlah saski yang dilakukan Kajari Weda pada tahun 2019 hingga memasuki tahun 2022 ini, Kades Sosowomo belum ditetapkan sebagai tersangka oleh Kajari Weda, ada apa. Jangan – jangan Kajari Weda ada maunya dalam perkara ini,” tandas Rosihan.

Sudah kurang lebih tiga tahun perkara ini menyita waktu masyarakat desa Sosowomo. Namun, Kajari Weda diduga melindungi dan terkesan takut kehilangan sesuatu jika menetapkan Kades Sosowomo sebagai tersangka dalam perkara ini.

Pemeriksaan kasus ini dari 2019 dan sampai tahun 2022 ini, Kades Sosowomo belum ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kajari Weda, sebenarnya ini ada apa, jangan – jangan Kajari ada maunya sehingga perkara yang merugikan negara kurang lebih 600 juta atas temuan Inspektorat pun belum di proses hukum,” tanya Rosihan.

Rosihan pun menambahkan bahwa ada sejumlah warga desa Sosowomo menyampaikan perihal kekecewaan mereka soal penanganan perkara ini. Bahkan warga berjanji bakal menggandeng sejumlah mahasiswa dan LSM untuk melakukan aksi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Weda, jika Kajari takut menetapkan Kades Sosowomo sebagai tersangka,” jelasnya.

Terkait perihal ini, pihak Kajari Weda kami datangi guna mengkonfirmasi perihal ini. Namun, lagi – lagi alasan Video Konferensi (Vidkon).

“Pak Kajari dan Pak Kasi Pidsus sedang Vidkon,” jelas salah satu petugas Kajari Weda kepada Insan Pers Rabu, (12/1/22) kemarin di ruang tunggu.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *