Kayu Olahan Tanpa Industri Lancar, Dishut Diduga Ikhlaskan Hal Ini

Reporter : Odhe
Editor : Redaksi

Halteng, Teropong malut.com – Peredaran dan penertiban kayu olahan tanpa dokumen industri sejak lama menjadi target program Pemerintah melalui Kementerian dan Dinas Kehutanan (Dishut) Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut).

Penumpukan kayu olahan di pinggir jalan

Namun, program pemerintah tersebut diduga terhalang dengan sebuah kebijakan dan kepentingan akibat minim anggaran operasional oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di daerah ini. Karena diduga perihal ini sehingga pengawasan peredaran dan penertiban hasil hutan kayu yang di kelola secara ilegal pun diduga di ikhlas kan oleh Dinas Kehutanan (Dishut) Pemprov Malut.

Hal ini disampaikan salah satu pengusaha kayu olahan kepada media ini Kamis, (19/5/2022) sore tadi. Menurutnya, Dishut Pemprov Malut diduga telah mengikhlaskan aktivitas ilegal ini. Buktinya, peredaran kayu olahan tanpa dokumen yang sudah didepan mata saja dilepaskan oleh KPH.

Padahal, memperhatikan surat Kepala Dinas Kehutanan tgl 6 Januari 2021 Nomor : 522.2/12/2021 tentang Penertiban peredaran KO, maka terhitung tanggal dikeluarkannya surat tersebut, semua KO yang bergerak dari hulu ke hilir sudah harus melalui industri.

“Artinya, jika tak memiliki dokumen industri maka tak bisa melakukan aktivitas pengangkutan kayu olahan, tetapi yang terjadi saat ini justru marak,” ujar sumber yang juga pengusaha kayu ini.

Kalau di lihat, ternyata aktivitas ilegal ini lebih baku dan meluluhkan UU dan Peraturan Pemerintah (PP) tentang sanksi peredaran dan penertiban hasil hutan yang diperoleh secara ilegal.

Tak hanya ilegal, bahkan negara di rugikan pun Dishut tetap santai-santai saja memandang hal itu, meskipun perihal ilegal itu melintas didepan mereka. Sepertinya ada dugaan kerja sama,” tandasnya.

Saya juga menilai bahwa pelaku aktivitas ilegal ini telah di pilih bahwa si A dan si B saja yang bisa dan mampu berkoordinasi dengan si Doi sehingga aktivitas ilegal ini berjalan mulus,” tuntasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.