Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Morotai: Suami Pukul Istri hingga Masuk IGD RSUD Soekarno

Morotai, Teropongmalut.com — Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi di Pulau Morotai, Maluku Utara. Sandi Papuwangan (24), dituduh melakukan penganiyayaan terhadap istrinya, Farida Jou (23), hingga korban mengalami pendarahan dan harus dilarikan ke IGD RSUD Soekarno.

Kejadian ini terjadi pada Selasa, 6 Februari 2024, pukul 20.45 WIT di salah satu kamar kos dekat Masjid Agung Baiturrahman. Farida Jou masuk ruangan IGD sekitar pukul 21.00 WIT karena pendarahan di bagian hidung akibat tindakan suaminya.

Sandi Papuwangan kini sedang ditangani oleh pihak SPKT Polres Morotai. Ia dijerat dengan Pasal 351 tentang penganiyayaan dengan ancaman hukuman 2,8 tahun penjara.

Farida Jou telah melakukan visum di RSUD Soekarno Morotai, didampingi oleh dua anggota piket SPKT Polres Pulau Morotai, Briptu Norifandi Paramata dan Briptu Devrijal. Farida Jou mengungkapkan kepada media bahwa awal kejadian pemukulan dan penganiyayaan oleh suaminya disebabkan oleh masakan yang tidak sesuai dengan selera suaminya.

Ibu kandung Farida, Farida Mahasari, bersama dengan Taufik Sibua, kakak sepupu Farida, berharap agar kasus penganiyayaan ini terus ditindaklanjuti oleh pihak Bareskrim Polres Morotai. Mereka berharap agar pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Taufik Sibua juga berharap agar Kasat Reskrim Polres Morotai, Iptu Ismail Salim, serius dalam menangani kasus penganiyayaan ini. Kasus ini menjadi sorotan publik dan menjadi perhatian bagi Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak serta institusi penegak hukum lainnya di Pulau Morotai. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *