Jakarta, TeropongMalut.com – Kematian almarhum Beny Laos akibat kebakaran speed boat di Pelabuhan Bobong Taliabu, Maluku Utara, pada Minggu, 13 Oktober 2024, menimbulkan kecurigaan. Sahabat dan keluarga terdekat mendesak Kapolda Maluku Utara untuk mengusut tuntas insiden tersebut.
Kematian calon Gubernur Maluku Utara dan mantan Bupati Morotai ini dianggap penuh misteri. Kejadian kebakaran speed boat yang merenggut nyawa Beny Laos, istrinya Sherly Juanda, dan beberapa korban lainnya, dinilai janggal.
Pihak keluarga berharap Polda Maluku Utara dan Polres Taliabu segera melakukan investigasi kembali dan olah TKP di Pelabuhan Bobong Taliabu. “Sebagai institusi penegak hukum, harus diselidiki secara benar,” ujar salah satu sahabat almarhum Beny Laos.
Keluarga dan sahabat terdekat almarhum Beny Laos sepenuhnya percaya kepada institusi penegak hukum, khususnya Polda Maluku Utara, untuk menyelidiki secara serius peristiwa kematian Beny Laos.
Terkait siapa yang akan menggantikan almarhum Beny Laos sebagai calon Gubernur Maluku Utara, keluarga dan sahabat terdekat belum membahasnya.
“Nanti dong, kan kita sedang berduka. Lagi pula almarhum Beny Laos juga belum dimakamkan, jadi sementara kita fokus dulu masalah menghadiri duka,” pungkas salah satu sahabat almarhum. (TS)



















