Kerjasama Pemda Raih 60 Milyar CSR Bangun Intek dan Water Treatmen Kota Weda

Exif_JPEG_420

Penulis : Odhe
Editor : Redaksi

HALTENG, Teropongmalut.comSemenjak Ir. Ikram Malan Sangadji di lantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Halmahera Tengah (Halteng) pada tanggal 29 Desember 2022 silam. Berbagai macam terobosan yang dilakukan bersama pimpinan OPD dilingkup Pemkab Halteng dengan tujuan untuk memajukan negeri Fagogoru ini kearah yang lebih baik dan berdaya saing.

Terkait dengan perihal diatas, Pemkab Halteng bekerjasama dengan PT. Weda Bay Nikel (WBN) dan PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP)  melalui dana CSR tahun 2023-2024 sehingga mengganggarkan pembangunan Intek dan Water Treatmen yang peletakan batu pertama Rabu tanggal 01 November 2023 pukul 16.30 WIT di Ake Fidi desa Fidi Jaya Kecamatan Weda.

Exif_JPEG_420

Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan sampai saat ini belum teratasi sehingga dipandang penting perihal ini dibicarakan Pemda Halteng untuk melakukan upaya bekerjasama dengan pihak perusahaan yakni PT. WBN dan PT. IWIP pada tanggal 17 Agustus yang disepakati melalui dana CSR dan Alhamdulillah Rabu tanggal 01 November 2023 kita telah melaksanakan peletakan batu pertama dilokasi pembangunan Intek dan Water Treatmen yang dianggarkan senilai Rp 60 milyar.

Berbagai upaya yang dilakukan Pemda Halteng melalui Pj. Bupati Ikram Malan Sangadji, untuk mewujudkan lima program prioritas yang sudah menjadi komitmen pimpinan OPD dilingkup Pemkab Halteng. Mulai dari koordinasi, komunikasi dan rapat-rapat yang tak habis-habisnya. Semua itu dilakukan untuk kebutuhan masyarakat,” ungkap Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Pemkab Halteng, Abdullah Yusuf pada laporannya.

Yang menjadi tanggung jawab Pemda Halteng adalah pembebasan lahan seluas 8 Hektar (Ha) yang terdiri 1 hektar untuk pembangunan Water Intek dan 7 hektar untuk pembangunan Water Treatmennya. Tak hanya itu, pembersihan lokasi pembangunan Intek dan Water Treatmen juga merupakan tanggung jawab Pemda Halteng. Selanjutnya keamanan selama pembangunan Intek dan Water Treatmen berlangsung.

Untuk menjaga keselamatan jalan raya bagi pengguna jalan khususnya di lokasi pembangunan Intek dan Water Treatmen kami sudah membangun 2 unit “Pos Jaga” untuk ditempati oleh petugas Pemda Halteng yaitu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo PP) dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub). Dokumen lingkungan dan izin penggunaan air baku serta jaringan distribusi adalah tanggung jawab Pemda Halteng. Mulai pembangunan Intek dan Water Treatmen ini tanggal 01 November 2023 dan berakhir pada tanggal 01 November 2024,” ujar Ko Dul sapaan Kadis Perkim ini.

Sementara sambutan General Manager HSE Kepala Teknik Tambang PT IWIP, Iwan Kurniawan mengucapkan selamat Ulang Tahun Halteng ke 33, kegembiraan dan kebahagiaan peringatan ulang tahun ini kita mengisi pula dengan peletakan batu pertama pembangunan Instalasi Pengelolaan Air bersih untuk kebutuhan masyarakat Kota Weda yang di bangun atas kerjasama antara Pemda Halteng dan PT. Weda Bay Nikel.

Kerjasama ini adalah bentuk semangat yang sama antara Pemda Halteng dan sektor swasta untuk mendukung pembangunan dan keberlangsungan hidup warga masyarakat banyak khususnya Kabupaten Halmahera Tengah dan umumnya Provinsi Maluku Utara. Kami perusahaan sebagai bagian dari warga masyarakat akan terus mendorong dan berpartisipasi aktif melalui kerjasama seperti ini. Tak hanya pada infrastruktur tetapi akses-akses yang di butuhkan di daerah ini.

Pembangunan ini kata Iwan Kurniawan adalah salah satu dan beberapa target yang akan dibangun oleh PT. WBN dan PT. IWIP dengan biaya. Pembangunan WTP Kota Weda dilaksanakan pada 2 fase dan sebagai fase pertama didesain tak kurang dari sekitar 7.500 meter kubik air bersih perhari dan fase kedua sebesar 15.000 meter kubik air bersih perhari. Biaya yang dialokasikan untuk seluruh fase 4 juta dolar Amerika atau sekitar 60 milyar rupiah.

Target pembangunan paling lambat akhir semester I tahun 2024, kami berharap seluruh komponen WTP harus di aplikasi diluar Indonesia, sehingga harapan kami pembangunan WTP ini menjadi salah satu penanda erat dan sungguh-sungguhnya komitmen Pemda dan PT WBN dan IWIP membangun Halteng khususnya dan Maluku Utara pada umumnya demi kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat untuk masa depan yang lebih baik,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Pj. Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji mengaku bangga karena dukungan masyarakat sehingga Penjabat Bupati selalu memberikan kado kepada masyarakat. Terkait dengan kebutuhan masyarakat IMS meminta kepada pihak perusahaan agar tidak terlalu lama pembangunan WTP ini agar dapat dinikmati oleh masyarakat, nanti dibicarakan dengan Mr Kevin He, agar pembangunan WTP ini dipercepat karena ini bukan pembangunan nuklir jadi tidak susah dan teknologi ini sudah di pakai di mana-mana.

Target pembangunan WTP ini dikasih maju lagi supaya bulan puasa masyarakat sudah bisa menikmati karena ini bukan bikin nuklir atau pesawat, kado yang kedua masyarakat akan menikmati listrik tanpa padam jadi nanti sebelum idul Fitri masyarakat sudah bisa menikmati. Bupati juga meminta kepada seluruh pimpinan OPD agar melaporkan setiap perkembangan dan lahan WTP harus di pagar sehingga harus dianggarkan 2024 karena ini kunci sehingga harus di lindungi,” jelasnya.

IMS mengaku bahwa 60 milyar rupiah itu tak berarti bagi PT. WBN dan PT. IWIP tapi sangat berarti bagi masyarakat sehingga PDAM harus mampu mengelola. Untuk itu, besok kita bicarakan dan padukan perihal ini agar anggaran sebesar ini tak sia-sia, kita harus persiapkan dengan matang.

Terkait dengan pelayanan air bersih lanjut Bupati ada 4 klaster jadi klaster pertama untuk kota Weda dulu baru klaster tambahan lainnya. Bupati juga mengaku bahwa kehadirannya untuk melakukan perubahan sehingga berbagai upaya untuk masyarakat Halmahera Tengah. Mari kita membangun Halteng dengan kebijakan dan APBD. Karena sampai saat ini kita belum menikmati air bersih. Padahal wilayah kita ini jangankan air, kita punya nikel sehingga kita harus berkomunikasi untuk pembangunan demi kepentingan masyarakat, mulai dari rumah layak huni dan air bersih dan penerangan listrik tanpa padam,” ajaknya.

Bupati juga menegaskan bahwa biaya 60 milyar semuanya akan terpakai pada pembangunan WTP ini,  sekaligus mengajak agar bermimpi yang besar dan kedepan sehingga kedepan kita akan membangun RSUD yang lebih baik di Maluku Utara dan bakal mengalahkan RSUD wilayah lain. Kedepan lagi Patani akan dilakukan pergantian jaringan kabel telanjang ke kabel bungkus karena panelnya sudah ada dan tinggal pergantian kabel, maka masyarakat Halteng bakal mendapat pelayanan listrik tanpa padam karena pasokan listriknya dari PT. IWIP.

IMS juga bilang bahwa APBD Perubahan tahun 2023 lebih banyak ke Patani, dari awal sudah disiapkan bahwa Weda kita bangun dengan kerjasama sedangkan Patani akan kita bangun dengan APBD dan ini terlihat nyata APBD banyak lari ke Patani. Itulah komitmen saya untuk mengimbangi kebutuhan masyarakat di wilayah Weda dan Patani, karena Patani jarang menikmati keberhasilan yang ada di wilayah Weda,” tutupnya.

IMG-20240406-WA0003
IMG-20240406-WA0008
IMG-20240406-WA0005
IMG-20240408-WA0072(1)
IMG-20240409-WA0018
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0052
IMG-20240407-WA0028
IMG-20240406-WA0045
previous arrow
next arrow
SAVE_20240410_210756
SAVE_20240410_210756
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *