Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino resmi membuka pelaksanaan KTM di Halut

  • Share

Halut-TeropongMalut.com, Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino pada Kamis, 25/11/2021 membuka secara resmi Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) tingkat Provinsi
di Gedung Greenland Tobelo Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara.

Arjuna Putra Aldino dalam sambutannya menuturkan bahwa tujuan dari KTM sebagai bentuk peningkatkan kualitas daripada kader-kader GMNI yang nantinya bisa terupdet.

“Terlepas dari kegiatan ini bung-bung dan sarinah harus fokus pada kajian-kajian isu strategis terkait rempah-rempah yang ada di Halmahera Utara dan pada umumnya di Provinsi Maluku Utara. Karena rempah-rempah ini menjadi penting sebagai identitas maluku utara juga sebagai identitas Indonesia,” jlasnya.

Jalur rempah kata Aldiano, paling relevan jika dikaji oleh bung dan sarinah yang berda di Maluku Utara. Karena jejak dan situs rempah-rempah itu sendiri ada di Maluku Utara, maka terkait penggaliannya harus dimulai dari Maluku Utara.

Kedepan lanjut Aldino, tidak harus terfokus pada jalur rempah-rempah saja, karena secara geopolitik Maluku Utara menjadi pintu gerbang Indonesia di Indonesia bagian timur, karena Dunia saat ini porosnya telah berubah dari benua atlantik ke benua asia pasifik. “Artinya bahwa telah terjadi pergeseran poros konsentrasi dunia,” kata Arjuna.

“Jadi sebagian dari setengah perdagangan dunia ada di Asia Pasifik salah satunya ada di Maluku Utara, Nah Maluku Utara harus dapat memanfaatkan itu karena berdasarkan kajian historis, Maluku Utara pernah menjadi spot penting perdagangan rempah secara global,” jelasnya.

Pemerintah kata Aldino, harusnya sadar bahwa Maluku Utara itu tidak harus terfokus pada pertambangan saja karena itu sangat kerdil.

Kalaupun Maluku Utara hanya terfokus pada pertambangan. kata Arjuna ini hanya sebagian kecil saja. Mestinya yang harus dikembangkan saat ini adalah potensi geografisnya yang menjadi penting.

GMNI lanjut Aldino, harus benar-benar memahami bahwa Morotai sebagai sebuah tempat yang strategis untuk melakukan pengusaan terhadap indonesia.

“Jadi perlu diketahui bahwa indonesia saat ini itu dikusai melalui Morotai, maka penting harus memahami itu, karena itu kita tidak hanya bicara tambang juga bicara harga cengkeh naik tetapi yang paling penting itu adalah geopolitiknya bahwa, Maluku Utara harus menjadi pintu gerbang di Indonesia bagian timur,” jelas Aldino mengakhiri.

Turut hadir dalam kegiatan KTM tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara yang diwakili asisten I Jemy Duan, Kapolda Maluku Utara mewakili Kapolres Halmahera Utara Tri Okta, Persatua Alumni GMNI Maluku Utara (PA), Ketua Komite Pemudah Nasional Indonesia Kabupaten Halmahera Utara Mirzan Salim serta Ketua-Ketua OKP Cipayung Plus di Halut. (Ikwan/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *