Kisah Warga Desa WI 12 Tahun Bertahan Hidup di Rumah Gubuk Tanpa Listrik 

Penulis : Odhe 

Editor : Redaksi

HALTENG, Teropongmalut.com – Nasib malang seorang nenek tua bernama Mba Iya sapaan Rukaiyah berusia 60 di desa Wairoro Indah (WI) Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara terbilang miris karena selama 12 tahun mba Iya yang tak punya pekerjaan ini ditinggal suaminya karena meninggal dunia.

Mba Iya warga Wairoro Indah Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah dengan semata wayang anaknya ini selama 12 tahun lebih terpaksa bertahan hidup menempati rumah yang jauh dari kata layak huni alias gubuk yang hanya berukuran 2 x 3 meter persegi. Tak punya ruangan yang ada hanyalah sebilik kamar tidur kecil berlantai tanah serta berdinding papan dan atas seng yang sudah usang dan bocor pula.

Tak hanya itu lanjut nenek Iya ini, selama 12 tahun lebih nenek Iya diterangi dengan lampu poci yang berwarna keemasan, dan lebih memprihatinkan lagi sudah hidup dalam kegelapan dan bila musim hujan maka terpaksa lah karena nenek Iya dan anaknya sudah tentu gelisah karena basah kuyup meskipun rasa ngantuk yang luar biasa.

Pengakuan Mba Iya bahwa kondisi hidup yang dijalaninya sudah selama 12 tahun lebih, dan bermimpi kelak bisa menempati rumah layak huni dan mimpi nenek Iya terkabul saat hadirnya sosok pemimpin yang ditugaskan oleh pemerintah pusat ke Kabupaten Halmahera Tengah ini yakni Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si melalui kebijakannya.

Nenek Iya mengisahkan bahwa hari kebahagiaan yang tak pernah ia lupakan selama hidupnya pada hari Rabu tanggal 12 Desember 2023 Ia merasa bangkit dari keterpurukan hidup melalui kebijakan Penjabat (Pj) Bupati Halteng, nama sapaannya IMS,” ujar nenek Iya.

Saat penyerahan kunci rumah layak dari Pemerintah Desa yang di saksikan Pemerintah Kecamatan Weda Selatan ibu paruh baya ini tak kuasa menahan air mata dan ucapan terima kasih yang haru menguasainya dan mengirim salam dan hormat kepada Pj Bupati Halteng yang disapa IMS. 

“Terima kasih atas bantuan rumah layak huni yang bapak IMS berikan, kami akan menjaga dan merawat bantuan bapak ini dengan baik,” jelasnya haru.

Sementara Pj. Bupati Halteng Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si kepada media ini menyampaikan skema kebijakan ini melalui program pembangunan rumah baru dengan type 36-45, sebagiannya Rahab rumah dan bantuan pintu dan jendela. Total rumah yang dibangun dan rehab selama dirinya dipercayakan sebagai pemimpin di Bumi Fagogoru ini sudah sebanyak 1.552 unit dan 800 daun jendela rumah dan 400 daun pintu rumah.

“Kebijakan ini juga merupakan sebagai penanganan kemiskinan di Bumi Fagogoru sehingga dipandang penting merehab rumah dan membangun rumah masyarakat dari yang belum memiliki rumah dan rumah yang tidak layak huni menjadi rumah baru agar layak huni. Terkait rumah seorang janda di desa Wairoro Indah Kecamatan Weda Selatan tersebut merupakan salah satu rumah layak huni yang dibangun atas kebijakan Pj. Bupati Halmahera Tengah,” tandasnya.

IMG-20240428-WA0037
IMG-20240428-WA0019
previous arrow
next arrow
IMG-20240428-WA0004
IMG-20240428-WA0034
previous arrow
next arrow
IMG-20240428-WA0002
IMG-20240427-WA0061
IMG-20240428-WA0035
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *