KKP Gelar Bimtek Diverifikasi untuk Nelayan di Kota Tidore

  • Share

TIDORE- TeropongMalut.com,
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) bersinergi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tidore Kepulauan menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengembangan dan Diversifikasi untuk Nelayan dan Keluarga  (Putri/Istri nelayan) di Kampung Nelayan Maju (Kalaju) Tomalou, Kota Tidore kepulauan, Provinsi Maluku Utara. Senin, 25/10/2021.

Adapun Tema Bimtek adalah “Pengembangan dan Diverifikasi Usaha Nelayan dan Keluarga Nelayan Maju”. Bimtek dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tidore kepulauan Hamid Abdul Latif.

Dalam sambutannya Kadis Kelautan dan Perikanan Kota Tidore Kepulauan Hamid Abdul Latif, menjelaskan dalam rangka program pemberdayaan nelayan dan keluarga yang menjadi salah satu kegiatan prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Republik Indonesia, sejalan dengan tujuan undang-undang nomor 7 tahun 2016 tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan, penambang  garam dan pembudidaya ikan.

Bimtek dilaksanakan selama (dua) hari yang diikuti oleh 50 orang (nelayan) dan 50 orang (putri/istri nelayan) dari Kelurahan Tomalou, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore kepulauan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Upaya Pemerintah Republik Indonesia dalam hal Peningkatan Kesejahteraan masyarakat terus digenjot dengan berbagai cara, dalam hal pemberdayaan nelayan khususnya dalam meningkatkan kapasitas usaha nelayan serta memberikan motivasi nelayan dan keluarganya untuk meningkatkan alternatif mata pencaharian yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan,” kata Kadis KP Tikep Hamid Abdul Latif.

Hadir dalam acara tersebut Kadis KKP Tidore, Kepala PPN Ternate, Kepala Kelurahan Tomalou, Pejabat Bank BRI, Para Penyuluh Perikanan KKP, Pendamping BLU LPMUKP, Nara sumber, Tokoh Agama, serta Nelayan dan Keluarga Nelayan (Putri/Istri Nelayan).

Bimtek yang digelar merupakan rangkaian kegiatan Hari Ulang tahun KKP Ke-22, yang pelaksanaan peringtan tahun ini terpusat di kabupaten Belitung timur, dan akan dilaksanakan secara serentak melalui Teleconference Menteri Kelautan dan Perikanan pada esok hari di 4 lokasi berbeda “kampung nelayan maju” (Kalaju), yaitu Kab. Karawang, Aceh Timur, termasuk kota Tidore kepulauan. Ucapnya.

Dalam sambutannya Kadis KKP Kota Tikep, Hamid Abdul Latif mengatakan, pengembangan Kampung Nelayan Maju (Kalaju) harus dilakukan secara terpadu sehingga dapat mewujudkan ketersediaan sarana dan prasarana perikanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat nelayan.

Selain itu dia pun berterima kasih kepada Kepala Direktur Perijinan dan kenelayaan (DPK-RI) yang telah melaksanakan kegiatan Bimtek.

Dengan adanya Bimtek pengembangan dan mematangkan pemanfaatan pada diri mereka dan potensi alam yang ada disekitarnya, tentu sangat bermanfaat untuk nelayan dan para wanita nelayan dalam menjalankan usahanya, terlebih lagi wanita nelayan merupakan faktor yang tidak terpisahkan dan memiliki peran yang sangat strategis.

Jamaluddin, Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara  (PPN) Ternate mewakili Direktur Perizinan dan Kenelayanan (DPK) Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) mengatakan program pemberdayaan nelayan semakin digencarkan meskipun di tengah pandemi.

“Rangkaian kegiatan tersebut dikemas melalui Bimtek pengembangan dan diversifikasi usaha nelayan dan keluarganya guna meningkatkan keterampilan serta perekonomian masyarakat khususnya sektor nelayan dan keluarganya,” katanya.

Jamaluddin menambahkan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk meningkatkan produktivitas serta menggerakkan perekonomian nelayan pada masa pandemi.

Pasalnya pandemi Covid-19 ini membawa dampak yang cukup besar pada semua sektor salah satunya usaha nelayan tangkap, kesulitan dalam pemasaran menjadi tuntutan memberikan upah yang lebih untuk menghindari kerugian.

Tak lupa Jamaluddin memberikan apresiasi yang tinggi kepada para peserta, dan berharap peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan fokus sehingga tujuan bimbingan teknis ini dapat tercapai dan peran aktif dari pada peserta. (Ul/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *