TEROPONGMALUT.COM – Pelayanan listrik oleh PLN Patani kembali menuai sorotan tajam. Hingga pukul 22.08 WIT malam ini, seluruh desa di Kecamatan Patani Utara dan Patani Timur mengalami pemadaman listrik total. Ironisnya, pemadaman ini terjadi di tengah kondisi cuaca yang sangat bersahabat—tanpa hujan, angin kencang, atau gangguan alam apa pun.
Kondisi ini bukan yang pertama. Warga sudah sangat jenuh dan geram karena gangguan listrik yang kerap berulang tanpa kejelasan. Keluhan terus mengalir di tengah gelapnya malam dan matinya aktivitas warga. Usaha kecil lumpuh, anak-anak kesulitan belajar, dan ibadah terganggu. PLN seolah menutup mata dan telinga.
Yang lebih mengecewakan, Kepala PLN Patani saat dikonfirmasi oleh media ini tidak memberikan tanggapan sama sekali hingga berita ini diterbitkan. Diam seribu bahasa, di tengah keresahan masyarakat yang butuh kejelasan dan solusi.
Warga menuntut PLN bertanggung jawab penuh atas buruknya pelayanan ini. Mereka mendesak adanya transparansi, perbaikan sistem, dan tindakan nyata agar Patani tidak terus-menerus hidup dalam ketidakpastian listrik.
“Sampai kapan kami terus hidup dalam gelap?” ujar salah satu warga dengan nada geram.
PLN harus menjawab. Bukan dengan janji kosong. Tapi dengan aksi nyata. Masyarakat sudah muak. Patani butuh terang, bukan terang bulan dan alasan. (Red/Odhe)



















