Lounching Gerakan TNI Manunggal Air di Patani, Pj. Bupati Paparkan Program Pangan 

Penulis : Odhe 

Editor : Redaksi 

HALTENG, Teropongmalut.com – Pj. Bupati Halteng, Ikram M. Sangadji sebelum memulai sambutannya pada Lounching Gerakan TNI Manunggal Air di desa Yendeliu Kecamatan Patani Kabupaten Halmahera Tengah, diawali dengan pengucapan selamat datang kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak serta Ibu bersama rombongan dan lebih khususnya kepada Abang dan kakak Pangkostrad Muhammad Saleh yang merupakan orang asli Patani.

Berawal dengan diskusi tentang kehidupan masyarakat, tentang investasi dan bagaimana penyediaan infrastruktur serta untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, Akhirnya Pak Kasad TNI AD dengan program gerakan TNI AD Manunggal Air bisa hadir bersama kita disini (Desa Yondeliu) Kecamatan Patani (Bumi Fagogoru). Sebagaimana diketahui bahwa Halteng dikenal dengan investasi yang cukup besar, saya sebagai Pj. Bupati selalu membuka ruang kepada siapa saja bahkan kepada masyarakat mari kita sama-sama ikut membangun daerah ini.

Daerah ini tidak bisa dibangun dengan andalkan orang perorang, kami juga berterima kasih kepada Bapak Kapolda Maluku Utara yang mempunyai lahan labu (sambiki) di Wairoro Indah Kecamatan Weda Selatan. Pemda juga sudah menyiapkan Food Este Jagung 100 hektar yang Insya Allah bulan Maret 2024 kita sudah bisa panen yang per hektarnya bisa memproduksi 8 sampai 9 ton. Selanjutnya kami juga menyiapkan 100 hektar lahan sawah periode Januari – September 2022 yang produksinya hanya 45 ton, periode Januari – September 2023 produksinya 167 ton dan tahun 2024 hasil produksinya kita tidak perlu lagi beras dari luar, apa lagi mau di dorong lagi sama Bapak Kapolda,” tandasnya.

Hal ini akan kita kolaborasi semuanya dan ini bukti hasil diskusi kita di Markas Komando (Mako) Kostrad air bersihnya sudah ada. 

 sehingga 8 titik sudah siap dilanjutkan sampai 20 titik, nanti secara bertahap kita mencapai 50 titik dan khususnya wilayah Patani kami akan siapkan melalui sumur bor sedangkan untuk wilayah Weda sudah ada 3 Water Treatment yang titik pertama sudah dibangun oleh PT IWIP, tapi air bersih yang kami minta ke PT IWIP adalah Press Water yang langsung diminum. Insya Allah hadirnya rombongan berikutnya sudah bisa menggunakan kendaraan elektrik. Karena kebutuhan ini bukan untuk nasional tapi sudah menghasilkan seluruh kebutuhan untuk masyarakat,” tuntas Pj Bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *