Manajemen RSUD Soekarno Morotai Tegaskan Komitmen Pembenahan Kebersihan dan Pelayanan

Morotai | TeropongMalut.com — Rabu, 07 Januari 2026. Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soekarno Morotai memberikan klarifikasi dan tanggapan resmi atas pemberitaan Teropong Malut edisi Selasa (6/1/2026) terkait kondisi kebersihan rumah sakit. Pihak rumah sakit menegaskan komitmen untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien.

Direktur RSUD Soekarno Morotai, dr. Christie Mamarimbing, menjelaskan bahwa setelah menerima masukan dari pemberitaan tersebut, pihak manajemen langsung mengambil langkah konkret dengan menggelar aksi pembersihan di sejumlah titik strategis rumah sakit, termasuk area ruang isolasi dan ruangan pelayanan lainnya.

RSUD Soekarno Morotai Mulai Berbenah Jaga Kebersihan Lingkungan dan Pelayanan.

“Usai apel pagi, kami bersama petugas kebersihan dan tenaga medis langsung melakukan pembersihan menyeluruh. Kegiatan ini berlangsung sekitar tiga jam, mulai pukul 08.00 WIT hingga 11.00 WIT,” ujar dr. Christie melalui pesan WhatsApp, Rabu (7/1/2026).

Ia menegaskan, kegiatan pembersihan tidak bersifat insidental, melainkan akan dilakukan setiap hari selama jam kerja, agar kebersihan rumah sakit terjaga secara menyeluruh dan tidak hanya terfokus pada satu area tertentu.

“Pembersihan tidak hanya di depan ruang isolasi, tetapi dilakukan secara menyeluruh agar pasien dan keluarga merasa lebih nyaman saat berada di lingkungan rumah sakit,” tambahnya.

Lebih lanjut, dr. Christie juga mengajak keluarga pasien dan pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit dengan tidak membuang sampah sembarangan serta memanfaatkan fasilitas tempat sampah yang tersedia.

“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab manajemen rumah sakit, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami terbuka terhadap saran dan kritik sebagai bagian dari upaya perbaikan pelayanan di RSUD Soekarno Morotai,” tegasnya.

Dalam keterangannya, dr. Christie juga mengakui bahwa terdapat sejumlah ruangan lama yang sudah tidak difungsikan dan mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menyebabkan masih adanya barang-barang bekas yang perlu ditata dan diamankan ke ruang khusus.

“Kami akui ada ruangan yang sudah tidak digunakan sehingga perlu penanganan khusus. Saat ini kami sedang melakukan penataan dan pengamanan sisa barang agar tidak menimbulkan kesan kumuh,” jelasnya.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan, yang tidak boleh diabaikan oleh siapa pun.

“Menjaga kebersihan berarti menjaga kesehatan. Ini adalah hal paling berharga dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

(Red/Taufik Sibua)

IMG-20251219-WA0016
IMG-20251219-WA0016
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *