Menjelang Nataru Sopir Online Keluhkan Macet & Belanja Publik Meroket

Sulut. Manado. Teropong Malut – Menjelang perayaan natal 2023 dan sambut tahun Baru 2024 di Malalayang kota Manado Sulawesi Utara terjadi kepadatan kemacetan panjang . kemacetan disebabkan tingkat belanja publik meningkat untuk keperluan kebutuhan perayaan puncak natal di Malalayang Manado Sulawesi Utara. Jum’at (08/12/23).

Kemacetan pengguna angkutan umum, berlokasi di tempat perbelanjaan Transmart, dari pantauan wartawan terjadi kemacetan dari depan transmart sampai terminal 45 dan terjadi kemacetan arah balik dari terminal 45 ke RSUP Kandau Malalayang Manado, terutama terjadi kemacetan di pusat pusat perbelanjaan publik, dalam kondisi carut marut dengan kemacetan di lokasi tersebut, belum terlihat aparat kepolisian atau Satlantas yang bertugas.

Selain masalah kemacetan kendaraan warga di malalayang kota Manado Sulawesi Utara padati pusat perbelanjaan seperti mall, pertokoan, hingga supermarket, minimarket, Alfamidi, maupun di pasar terutama di grosir pakaian terjadi antrian panjang guna untuk belanja keperluan persiapan perayaan puncak natal warga Sulawesi Utara terutama warga di Malalayang.

Saat awak media menumpangi salah satu angkutan grab sebagai angkutan jasa online untuk mengkonfirmasi pihak Satkorlantas Polresta Sulawesi Utara, beralamat di jalan Kie Raha Tandean, sementara kantor Satlantas Polresta Sulawesi Utara beralamat di jalan 17 Agustus dan pos lantas Polres beralamat jalan Samratulangi namun awak media tidak bertemu dengan Kasat lantas Polresta Sulawesi Utara, selaku petugas penanggungjawab, untuk mengkonfirmasi terkait kawasan tertib lalu lintas dan terjadi kemacetan kendaraan.

Akibat pada kondisi terjadi padat kemacetan kendaraan salah satu sopir online ( greb ) yang di tumpangi awak media keluhkan pendapatan. Sopir online ( greb ) atas nama Enda itu bilang. “Memang di Malalayang itu biasa terjadi kemacetan pada saat mau sambut perayaan natal, tahun baru maupun menjelang IdulFitri di Malalayang terjadi padat kemacetan kendaraan dimana mana sehingga berpengaruh pada pendapatan karena macet”. Enda bilang biasa kalau tidak bisa melayani jasa penumpang tiga Sampaih 4 orang tapi karena macet sehingga hanya bisa melayani jasa penumpang tidak lebih dari tiga orang keluh Enda. (Ts/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *