Nasib PPPK yang Tak Lulus Terancam

Exif_JPEG_420

HALTENG, Teropongmalut.com – Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Halmahera Tengah yang tak lulus dalam hasil pengumuman belum lama ini di nilai terancam nganggur selama-lamanya karena kabarnya tenaga honorer akan dihapus. 

Bagi mereka yang lulus selanjutnya mengisi daftar riwayat hidup negara Indonesia (DRH NI) dan akan diterima pada instansi-instansi terkait. Sementara bagi mereka yang tak lulus, ini menjadi hal yang sulit untuk mereka jalani, karena pada tahun 2024, tenaga honorer akan resmi dihapus. 

“Lantas bagaimana dengan nasib mereka yang belum berkesempatan dalam status kepegawaian tersebut,” tanya salah satu peserta honorer yang enggan identitasnya disebutkan.

Kami sudah puluhan tahun mengabdi sebagai tenaga honorer di sejumlah sekolah untuk mencerdaskan sesama anak bangsa. Namun hadirnya UU ASN nomor 20 tahun 2023 mengenai penghapusan tenaga honorer tersebut membuat kekecewaan, karena bakal terjadi pengangguran di wilayah ini semakin meningkat.

Untuk itu pada kesempatan ini, kami meminta kepada pemerintah agar menganulir kembali UU ASN tersebut, karena ini soal nasib ribuan anak bangsa yang ingin mewujudkan mimpi mereka untuk menjadi ASN di tahun 2024. Pemerintah harus memfasilitasi transisi tenaga honorer untuk bisa mengarahkan mereka ke dalam seleksi PPPK ditahun mendatang,” pungkasnya.

Ada baiknya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) harus menyiapkan kuota yang lebih besar lagi untuk CASN 2024 bagi tenaga honorer sekaligus memprioritaskan tenaga honorer yang lebih besar atau banyak lagi.

Karena sejauh banyak dari honorer guru yang sudah puluhan tahun mengabdi di wilayah yang tertinggal, terdepan dan terluar (3T) atau wilayah yang memiliki kondisi geografis, sosial, ekonomi dan budaya yang kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional,” tuntas tenaga honorer ini kepada media Kamis sore tadi. (Odhe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *