Partisipasi Sekolah Kalangan Bawa di Persoalkan, Mengapa Perguruan Tinggi Tidak

Halteng TM.com – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Halteng Ahmad Rakib yang juga sebagai Ketua PGRI Provinsi Maluku Utara ini diruang kerjanya Jumat, (05/04/2019) mengemukakan bahwa sejauh ini masyarakat khususnya orang tua siswa yang kerap kali mempersoalkan uang partisipasi yang dilakukan lembaga Komite Sekolah yang disepakati bersama.

Pertanyaannya, partisipasi Sekolah kalangan bawa dan menengah sering dipersoalkan, mengapa masyarakat tidak persoalkan pendidikan di perguruan tinggi yang mulai dari pendaftaran sampai wisudahan orang tua harus mengeluarkan uang puluhan juta rupiah demi gelar sarjana anak-anaknya. Padahal, perguruan tinggi juga mendapat anggaran dari Pemerintah.

Mestinya hal ini dipersoalkan juga oleh masyarakat, jika tidak, maka ada diskriminasi dilembaga pendidikan dan ini tidak adil dalam dunia pendidikan,” katanya.

Olehnya itu, kepada pihak sekolah diminta agar berkoordinasi dengan lembaga Komite sekolah jika mendapat kendala dalam mengelola pendidikan, terutama soal anggaran. Sebab, sampai saat ini masih banyak sekolah yang masih terkendala soal anggaran pendidikan.

Untuk itu disampaikan keluhan sekolah kepihak Komite, karena lembaga Komite wajib menjembatani menata berbagai kekurangan sekolah,” ujarnya. (Ode)

IMG-20251219-WA0016
IMG-20251219-WA0016
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *