Taliabu-TeropongMalut.com, Pelaku Usaha Industri Kayu Olahan mengeluhkan maraknya pembalakan liar di Kabupaten Pulau Taliabu yang dilakukan oleh sejumlah oknum operator senso yang membabat kayu secara illegal untuk dijual ke Surabaya melalui seorang pembeli dari Surabaya yang datang ke Kabupaten Pulau Taliabu. Demikian disampaikan pelaku industry kayu olahan yang meminta identitasnya tak dipublikasikan, kepada TeropongMalut.com Jumat 30 Januari 2026.
“Sebagaimana diketahui bahwa saat ini Kementerian Kehutanan sedang memblokir SIPUHH karena itu kami Minta Kadis segera copot Kepala KPH Pulau Taliabu karena melakukan pembiaran sehingga pembalakan liar marak di Taliabu. Semua akses SIPUHH PHAT sampai saat ini masih di tutup/blokir oleh Kemenhut, kenapa KPH Taliabu membiarkan aktifitas pembalakan liar berjalan lancar,” sesalnya.
Pembalakan liar di Kabupaten Pulau Taliabu diduga dilakukan di kawasan Hutan Desa Holbota dan Desa Talo Kecamatan Taliabu Barat.
Namun, aktifitas pembalakan liar itu tak dihentikan oleh KPH. Untuk itu, sumber itu meminta kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara untuk mengevaluasi Kepala KPH Kabupaten Pulau Taliabu, jika tidak becus mengatasi pembalakan liar maka sebaiknya dipecat dan diganti dengan orang yang lebih kompoten. (Tim/red)










