Pemilik BBM 18 Ton Inisial N Terancam Penjara atas Tuduhan Perdagangan Minyak Ilegal

Morotai, teropongmalut.com — Seorang individu dengan inisial N, pemilik Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 18 ton, terancam hukuman penjara setelah ditangkap atas dugaan membawa masuk minyak ilegal dari Tobelo, Halmahera Utara, ke Pulau Morotai menggunakan Kapal KM Three Angel 01.

Hal ini diungkapkan oleh Iptu Ismail Salim Kasat Reskrim Polres Pulau Morotai dalam wawancara pada Senin, 25 Maret 2024.

“N dikenakan pasal 55 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Jika terbukti, pemilik BBM subsidi ini berpeluang masuk penjara,” kata Iptu Ismail.

Pasal tersebut menyebutkan bahwa setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga BBM yang disubsidi Pemerintah dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp. 60.000.000.000,00.

Iptu Ismail menambahkan, pihaknya masih menunggu hasil uji lab untuk memastikan apakah BBM tersebut subsidi atau bukan.

“BBM subsidi kan ada minyak tanah, solar, sama pertalite. Jika, uji laboratorium diluar dari tiga jenis minyak itu maka sudah jelas pidana,” tegasnya.

Jika hasil uji lab menunjukkan bahwa BBM tersebut adalah solar, pihaknya akan menelusuri asal usul minyak tersebut. “Karena belum tentu semua minyak solar itu subsidi,” jelasnya.

Sementara itu, Kapal KM Three Angel 01 yang sebelumnya diamankan di Pos Polairud, kini sudah tidak terlihat di lokasi. Menurut Ismail, kapal tersebut telah dititipkan untuk perawatan agar tidak rusak. (TS/Red)

IMG-20240406-WA0003
IMG-20240406-WA0008
IMG-20240406-WA0005
IMG-20240408-WA0072(1)
IMG-20240409-WA0018
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0052
IMG-20240407-WA0028
IMG-20240406-WA0045
previous arrow
next arrow
SAVE_20240410_210756
SAVE_20240410_210756
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *