Pencemaran Lingkungan Darat Laut di Halteng Diduga Visi Misi Setiap Investor Tambang

Reporter : Odhe
Editor : Redaksi

HALTENG, Teropongmalut.comSejumlah warga di desa Sagea Kecamatan Weda Utara merasa kesal dan kecewa dengan keruhnya air sungai Sagea Boki Maruru yang merupakan sumber penghidupan masyarakat ini. Pencemaran lingkungan baik darat laut yang marak terjadi di wilayah ini diduga sebagai visi misi nya setiap investor pertambangan, dan hal ini terbukti, dimana ada tambang pasti berdampak.

Adlun dan sejumlah pemuda desa Sagea pun memikirkan hal yang sama, wilayah kami ini di incar investor pertambangan tanpa memikirkan dampak buruknya. Buka mata dan hati kita wahai masyarakat Halmahera Tengah dan khususnya warga desa lingkar tambang. Tunduk dan lihatlah kondisi infrastruktur jalan kita yang sudah semakin parah,” ucapnya.

Dampak muara sungai Sagea

Infrastruktur jalan di Lelilef Kecamatan Weda Tengah “Naujubillah mindzalik” kondisi becek dan lumpurnya sangat memprihatinkan jika musim hujan,  dan penghasil debu tertinggi jika musim panas. Fenomena ini sangatlah memprihatinkan kami sebagai anak daerah. Sempat berpikir bahwa kedepan masyarakat dan generasi desa lingkar tambang ini akan disingkirkan dari kampung halaman mereka, lambat laun hal yang dipikirkan ini akan terjadi,” ujar Adlun kepada media ini Rabu, tanggal 30 Agustus 2023 sore kemarin.

Dampak darat di jalan nasional

Sudah beberapa air sungai yang tercemari atas dugaan aktivitas pertambangan ini, mulai sungai Kobe Weda Tengah deretan air sungai menuju Weda Utara sudah kurang lebih 6 mata air sungai yang airnya terlihat keruh,” imbuhnya.

Dalam permasalahan ini, Kepala Bidang DLH Pemprov Malut pun angkat bicara bahwa Jumat, tanggal 1 September 2023, DLH, Dishut dan BAPPEDA Pemprov Malut bersama Pemda Halteng meninjau sungai Sagea guna memastikan dampaknya.

Atas pencemaran lingkungan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemprov Maluku Utara Kamis tanggal 31 Agustus 2023 sore tadi di konfirmasi mengatakan saya berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah cepat tanggap atas kejadian-kejadian seperti ini untuk melindungi warga masyarakatnya dari seluruh dampak yang ditimbulkan. Jangan menunggu dan saling menyalahkan.

Saya juga minta kerjasama seluruh sektor swasta termasuk perusahaan tambang untuk bersinergi melakukan pengelolaan lingkungan yang baik, jika ada dampak yang timbul, wajib membantu  pemerintah dan masyarakat untuk mengatasinya,” pintahnya.

IMG-20240406-WA0003
IMG-20240406-WA0008
IMG-20240406-WA0005
IMG-20240408-WA0072(1)
IMG-20240409-WA0018
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0001
IMG-20240401-WA0056
@reallygreatsite_20240402_164508_0000
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0052
IMG-20240407-WA0028
IMG-20240406-WA0045
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0000
IMG-20240404-WA0028(1)
IMG-20240404-WA0027(1)
SAVE_20240410_210756
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *