Pj Bupati Halteng : “Pencaker Harus BerKTP Halteng” Tidak Ada Rujukan Regulasi dan Diskriminatif

Penulis : Odhe
Editor : Odhe

HALTENG, Teropongmalut.com Berdasarkan amatan dan kajian Penjabat (Pj) Bupati Halteng, Ir. Ikram Malan Sangadji M.Si kurang lebih 6 bulan kerja sebagai orang nomor satu (1) daerah ini. Satu persatu permasalahan mulai action dituntaskan. Mulai dari pelayanan listrik, jalan, kesehatan, pendidikan dan inflasi. Kini terkait dengan ribuan pencari kerja (pencaker) harus berdomisili berKTP Halteng harus dihentikan karena Manajer PT IWIP dan pekerja dari Negara Asing yang bekerja di perusahaan saja tidak berKTP Halteng.

Apakah pekerja asing yang bekerja pada perusahaan harus berKTP Halteng dan mengganti pasport Indonesia. Kan tidak, KTP sekarang ini kan KTP Nasional dan berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Jadi tidak ada lagi diskriminasi domisili.

Foto Pj. Bupati Halteng bersama Ibu Rosalina Sangadji

“Tidak ada rujukan regulasi bahwa pencaker di Halteng harus berKTP Halteng, ini diskriminasi dan langkah ini sangat merugikan ribuan pencaker, hal ini tidak bisa dibiarkan harus dihentikan,” tegasnya.

Dalam jangka panjang tidak baik untuk kehidupan sosial ekonomi Halteng dan ini membebani pembiayaan Pemda. Mari kita berfikir, pencari kerja berKTP Halteng sementara istri dan keluarga yang datang berKTP daerah asal. Jadi aneh dalam 1 keluarga, suami berKTP Halteng sementara keluarga yang tidak bekerja di perusahaan berKTP daerah asal. Kebijakan ini dinilai sudah merusak administrasi. Dalam waktu dekat saya (Pj. Bupati) akan mengundang Stakeholders terkait untuk merubah kebijakan ini, apa lagi tahun depan akan masuk tahun politik kita perlu tegas dan hati-hati agar semua warga Indonesia yang berada di Halteng dapat menyalurkan aspirasi politiknya dengan nyaman dan adil.

“Saya harus menjamin tidak ada satu orang pun di Halteng yang tidak dapat menyalurkan hak politiknya karena masalah administrasi kependudukan. Halteng adalah negeri terbuka, wellcome bagi semua orang yang mencari penghidupan di negeri Fagogoru.

Namun demikian saya akan mengatur agar saudara-saudara kita yang datang dan bekerja di Halteng harus memahami struktur sosial dan budaya Fagogoru, harus ikut berkontribusi bagi pembangunan sosial ekonomi dan stabilitas keamanan Halmahera Tengah,” ajak Bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *