Polsek Wasile Selatan Gencar Lakukan Pencegahan Tindak Pidana Kekerasan Anak dan Gar Lantas

Penulis : Odhe
Editor : Redaktur

HALTIM, Teropongmalut.comKepolisian Sektor Wasile Selatan Polres Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara Selasa, 29 Agustus 2023 pukul melaksanakan kunjungan di SMA Negeri 4 Haltim desa Nusajaya Kecamatan Wasile Selatan dengan tema “Temu Kapolsek” dalam rangka sosialisasi kekerasan terhadap anak dan kenakalan remaja dan pelanggaran pidana kekerasan anak serta pelanggaran lalulintas di tingkat pelajar.

Karena sasarannya seluruh sekolah di Kecamatan Wasile Selatan dengan tujuan untuk antisipasi dan pencegahan tindak pidana kekerasan ana maupun pelanggaran lalulintas. Kapolsek Wasile Selatan IPDA Nurmala Ismail juga memberikan pemahaman kepada siswa tentang kenakalan remaja di usia sekolah, mulai dari miras dan narkoba, pergaulan bebas, pencurian, berkendaraan hingga kasus kekerasan seperti tawuran dan lainnya.

Kapolsek Wasel Foto bersama siswa SMAN 4 Haltim

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri ratusan pelajar SMAN 4 Haltim ini sebagai wujud kepedulian Polri khususnya Polres Haltim dan jajarannya. Ini guna mencegah para pelajar ataupun anak-anak di bawah umur agar tidak terlibat dalam tindakan melawan hukum yang bisa merugikan masa depannya mereka,” ujar Nurmala.

Fenomena kenakalan remaja ini menjadi tugas bersama demi menyelamatkan para generasi penerus tersebut. Karena mereka adalah penerus cita-cita luhur Bangsa dan Negara ini kedepannya,” tegasnya.

Wanita Perwira itu juga mengajak para generasi penerus atau sering juga disebut tunas bangsa itu untuk dapat menghindari bahaya-bahaya kenakalan remaja dengan meningkatkan kegiatan positif seperti belajar di sekolah atau di luar sekolah, menjalankan aktifitas seperti olahraga dan ibadah.

“Belajar dengan tekun, mengikuti tata-tertib di lingkungan sekolah dan yang terpenting menghormati guru dan orang tua, Insya Allah dengan begitu maka akan terbentuk mental kepribadian yang handal dalam meraih cita-cita kalian. Jangan kalian dekati kenakalan remaja karena hal itu merupakan sikap krisis identitas,” ungkapnya.

Kekerasan seksual dapat terjadi dilingkungan sekolah adalah kurangnya pengetahuan orang tua dan remaja dan informasi¬†menjadi faktor utama untuk terjadinya kekerasan seksual pada remaja. Faktor predisposisi yang meliputi pengetahuan, sikap remaja tentang kekerasan seksual, pekerjaan orang tua dan kepatuhan terhadap norma agama dan sosial budaya lingkungan,” tandasnya.

Hal ini pun disambut baik oleh pelajar dan para guru di Sekolah, salah satunya ucapan terima kasih juga diberikan oleh Kepala Sekolah SMAN 4 Haltim melalui perwakilan. Dimana kunjungan Kapolsek Wasile Selatan di sekolah sangat diharapkan pendidik, pasalnya guru dan orang tua saja tidak cukup dalam membiarkan arahan dan mengingatkan anak di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *