Prodi Biologi UNKHAIR Ternate Berhasil Ciptakan Hand Sanitizer dari tangkai Bunga Cengkeh

  • Share

Ternate-TeropongMalut.com, Pandemi Covid-19 yang merebak sejak tahun 2019 lalu menimbulkan kepanikan luar biasa, menyusul terjadinya kelangkaan Hand Sanitizer di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Hal itu mendorong Dr Darmawati M. Taher dari Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNKHAIR Kota Ternate menciptakan Hand Sanitizer dari tangkai bunga cengkeh yang nyaman di tangan dan beraroma cengkeh membuat hand sanitizer itu banyak diminati masyarakat. Demikian dikisahkan Dr Darmawati M. Taher, kepada Teropongmalut.com di sela-sela pembukaan Olimpiade Biologi di FKIP UNKHAIR Ternate Senin 1 November 2021.

Dr Darmawati M. Taher, yang saat menjabat sebagai Koordinator Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNKHAIR itu menjelaskan Hand Sanitizer yang ia dan timnya ciptakan itu berangkat dari hasil penelitiannya pada saat menyelesaikan pendidikan Doktornya (S3) yang mengambil penelitian tentang senyawa yang terdapat dalam tangkai bunga cengkeh dan buah cengkeh itu sendiri.

Hasilnya ternyata senyawa yang terdapat dalam tangkai bunga cengkeh setera dengan senyawa alkohol. “Senyawa yang terdapat dalam tangkai bunga cengkeh ternyata mampu mencegah berkembangnya jamur dan bakteri atau mikroorganisme,” jelasnya.

Atas temuan itu, Dr Darmawati lantas mencoba membuat hand sanitizer menggunakan senyawa tangkai bunga cengkeh.

“Setelah bahan senyawa yang diekstrak dari tangkai bunga cengkeh diracik di laboratorium, senyawa itu lalu dicampur dengan senyawa dari alkohol dan senyawa salah satu tumbuhan herbal lainnya lalu dibuatkan hand sanitizer, Alhamdulillah setelah diuji cobakan ternyata manjur seperti hand sanitizer pada umumnya yang digunakan saat ini,” jelasnya.

Foto: Hand Sanitizer dari hasil ekstraksi tangkai bunga cengkeh hasil ciptaan Prodi Biologi FKIP UNKHAIR Ternate (Dar/TeropongMalut.com)

Dr Darmawati M. Taher, mengaku produk hand sanitizer yang diciptakan itu telah digunakan selama 2 tahun terakhir oleh warga Kampus UNKHAIR dan warga Maluku Utara.

“Setelah digunakan dalam 2 tahun ini Alhamdulillah tidak ada efek samping apa-apa karena memang bahan bakunya adalah tanaman rempah-rempah yang ada di Malut,” katanya.

Produk hand sanitizer hasil ciptaan Prodi Biologi mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Maluku Utara membuat Dr Darmawati bersemangat ingin memproduksi hand sanitizer tangkai bunga cengkeh itu secara masal.

“Saat ini kami sedang mengurus izin dari BPOM-RI untuk mendapatkan izin edar termasuk mengurus izin Hak Kekayaan Intelektual (HKI) juga merek dagang, jika izinya sudah keluar kami akan produksi secara masal untuk dipasarkan secara luas,” jelasnya. (Tim/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *