Setiap Hari Truk Angkutan Kayu Illegal Melintas, Oknum Aparat Diduga Terlibat,

HALTENG, Teropongmalut.com РPara pebisnis kayu olahan illegal di daratan Halmahera yang merugikan negara hingga puluhan milyar rupiah ini nampak nyata  dibiarkan oleh petugas Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara dan petugas Gakkum bahkan oknum aparat pun diiduga terlibat.

“Setiap hari truk angkutan kayu olahan illegal yang merupakan hasil dari pembalakan liar itu melintas dari lokasi dan melewati pos dan kantor para aparat dan petugas berwenang. Namun, aktivitas itu terkesan dibiarkan karena diduga aktivitas illegal ini ada keterlibatan oknum aparat, begini yang sulit. Jadi pebisnis Illegal dan oknum aparat lah biang kerok merugikan negara ini,” tandas salah satu warga Transmigrasi Wairoro Indah kepada media ini.

Setiap malam truk pengangkut kayu ilegal melintas dari wilayah Gane Timur tetapi dibiarkan lolos sampai di Weda bahkan sampai lolos ke pulau Ternate dan Tidore. 

“Lolosnya angkutan illegal itu sudah tentu bukan orang biasa, tetapi oknum aparat lah yang diduga terlibat langsung kedalam angkutan kayu olahan illegal tersebut,” ujar warga yang enggan identitasnya disebutkan ini.

Dia pun mengaku malam ini melihat sebuah mobil Traga warna putih mengangkut kayu olahan tanpa dokumen dari Gane Timur menuju Ternate. Percuma saja adanya aparat dan petugas yang berwenang jika bertugas dilapangan menambah masalah.

Pantasan saja, jika setiap pergantian aparat terutama Kapolsek di setiap Kecamatan para pebisnis Illegal sering melakukan acara tatap muka silaturahmi sekaligus lapor diri,” cecar warga ini kesal. (Odhe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *