Skandal Perselingkuhan dan Pernikahan Siri Antara Suratmi Abdullah, Caleg PPP, dan Mahfudz Kasuba, Pimpinan STAIA Labuha, Menggemparkan Masyarakat Halmahera Selatan

Halsel, Teropongmalut.com — Masyarakat Halmahera Selatan dihebohkan dengan skandal perselingkuhan dan pernikahan siri yang melibatkan Suratmi Abdullah, calon legislatif (caleg) dari partai PPP, dan Mahfudz Kasuba, Pimpinan Sekolah Tinggi Agama Islam Alkhairat (STAIA) Labuha.

Suratmi Abdullah, yang mencalonkan diri di daerah pemilihan (dapil) V dengan nomor urut 3, diketahui telah menjadi pihak ketiga dalam rumah tangga Mahfudz Kasuba. Kasuba, yang telah memiliki istri dan tiga orang anak, juga terlibat dalam kontroversi lainnya, yaitu kasus lahan sekolah dengan nilai 3.3 miliar rupiah.

Skandal ini semakin memburuk dengan beredarnya foto-foto yang menunjukkan keduanya dalam keadaan mesra di media sosial, menambah kuat dugaan masyarakat tentang hubungan gelap mereka. Mahfudz Kasuba dituduh telah mengabaikan tanggung jawabnya sebagai suami dan ayah, dengan istri dan anak-anaknya dilaporkan terlantar.

Sementara itu, Suratmi Abdullah, yang juga memiliki suami dan tiga anak, dikabarkan telah meninggalkan keluarganya di Kalimantan untuk merusak rumah tangga Mahfudz Kasuba. Istri sah Kasuba, NR, menyatakan bahwa suaminya dan Suratmi telah menikah siri secara sembunyi-sembunyi.

Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Mahfudz Kasuba diperkirakan akan menghadapi sanksi disiplin sesuai dengan regulasi yang berlaku. Skandal ini telah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan menimbulkan kecaman keras terhadap perilaku Suratmi Abdullah dan Mahfudz Kasuba. Masyarakat menantikan tindakan tegas dari pihak berwenang terhadap kedua individu tersebut dan penyelesaian masalah ini dengan adil dan bijaksana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *