Soal Intimidasi Warga Desa Minamin, Begini Penjelasan Kapolsek Wasile Selatan

Penulis : Odhe
Editor : Odhe

HALTIM, Teropongmalut.comTerkait dengan Issue dan pemberitaan salah satu media online yang memberitakan anggota Polsek Wasile Selatan (Wasel) Kabupaten Halmahera Timur mengintimidasi masyarakat desa Minamin itu hoax karena penjelasan media tak sesuai fakta dilapangan.

Menurut Kapolsek Wasile Selatan, IPDA Nurmala apa yang di tuliskan media online tersebut tidak benar adanya sekaligus mengada-ada, disamping itu pemberitaannya sepihak tanpa ada klarifikasi,” jelasnya kepada awak media Jumat, (2/6/2023).

Kejadiannya tidak seperti gambaran media, yang benar adalah benar adanya laporan yang dilayangkan pihak perusahaan PT. Mega Haltim Mineral (MHM) terkait dengan dugaan menghalang-halangi kegiatan usaha pertambangan dari pemegang IUP, IUPK, IPR atau SIPB dan laporan pengaduan terkait pengancaman menggunakan senjata tajam.

Sehingga kami menindaklanjuti laporan itu kami memanggil beberapa orang untuk diklarifikasi dalam rangka mendudukkan perkara terkait laporan perusahaan. Karena kami berkewajiban untuk menindaklanjuti setiap aduan dan laporan dari masyarakat manapun,” ujar Kapolsek.

Nurmala juga bilang bahwa terkait dengan pemberitaan dugaan intimidasi sudah dilakukan pemeriksaan terhadap anggota dan beberapa masyarakat bahwa tidak ada benarnya. Buktinya pertemuan pihak yang dilaksanakan oleh pemerintah kecamatan mengundang pihak, kepolisian, bersama TNI dan masyarakat di kantor Desa Minamin soal Eksplorasi dan pengunaan jalan koridor, dan pertemuan itu sudah mencapai kesepakatan bersama dan hal ini polsek sudah melakukan pemeriksaan.

“Jadi kegiatan mediasi yang dihadiri Camat, Polsek dan kesepakatannya sudah jelas. Tidak ada surat persetujuan masyarakat atau tindak paksa dan ancaman dari kepolisian yang ada kertas dengan tulisan banyak jumlahnya tanaman masyarakat yang akan diganti rugi oleh pihak perusahaan.

Tugas kami menjaga, melindungi dan mengayomi dan kami berpegang pada aturan dan undang-undang, kami tidak memihak ke pihak perusahaan atau oknum-oknum tertentu. Untuk itu Ipda Nurmala berharap media juga harus lebih teliti terkait pemberitaan agar sesuai dengan undang-undang pers,” pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *