Tempati Gedung Baru Berfasilitas Lengkap, Aktifitas Belajar SMP Loji Permai dan SMA Tunas Muda Desa Kawasi Berlangsung Lebih Baik

Labuha-TeropongMalut.com, Satu minggu sudah para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Loji Permai dan Sekoah Menengah Atas (SMA) Tunas Muda Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara belajar di gedung sekolah baru. Mereka meninggalkan sekolah lama dan beranjak ke sekolah baru yang terletak di permukiman baru Desa Kawasi yang berjarak sekitar 5 kilometer. Selama itu pula proses belajar mengajar dan dua kali kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) SMP dan SMA berjalan lancar dan memuaskan.

Pemerintah Desa Kawasi, Pengelola SMA Tunas Muda dan Pengelola SMP Loji Permai memulai proses belajar mengajar di lokasi sekolah baru untuk 232 siswa pada Senin (11/09/23), difasilitasi oleh Perusahaan pertambangan dan hilirisasi terintegrasi berkelanjutan, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel. Setiap pagi para siswa dijemput tidak jauh dari rumah mereka sekitar pukul 06.30 WIT. Menggunakan 3 (tiga) bus dan 1 (satu) unit minibus yang disediakan Harita Nickel, bersama-sama mereka menuju gedung sekolah baru. Bangunan SMP dan SMA memang berada dalam satu lokasi yang sama. Sebanyak 125 siswa SMP menempati bangunan di sebelah kanan, sementara siswa SMA berjumlah 107 siswa di bangunan sebelah kiri.

Kepala Sekolah SMP Loji Permai Nahor Difu memaparkan, “Gedung sekolah di permukiman baru Desa Kawasi sangat baik dan bagus. Banyak fasilitas, seperti laboratorium komputer dan internet, sehingga siswa nyaman mengikuti kegiatan belajar mengajar.”

Dari pantauan di lapangan, sejumlah siswa mengaku senang mendapatkan pengalaman baru.

“Pengalaman seru. Tadinya kita ke sekolah berangkat sendiri-sendiri, sekarang bisa berangkat bareng teman-teman,” tutur Meltri Impun, siswi kelas 11 SMA Tunas Muda.

Sementara Apesia Aviani yang merupakan peserta didik kelas tujuh SMP Loji Permai juga mengaku sangat bahagia dan senang bisa merasakan kenyamanan belajar di gedung sekolah baru.

Foto: Gedung Sekolah Baru

Selain mendapatkan pengalaman baru berangkat ke sekolah dengan layanan transportasi antar jemput dari Perusahaan, di gedung sekolah yang baru ini para siswa juga untuk pertama kalinya bisa praktik di laboratorium komputer.

“Fasilitas lebih lengkap. Di sekolah lama tidak ada lab komputer, tapi sekarang di sini sudah ada,” ungkap Christin S Sambur, siswi kelas 8 SMP Loji Permai.

Pemindahan aktivitas belajar mengajar memang sangat berdampak khususnya bagi siswa kelas delapan dan kelas sebelas yang langsung melakukan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di laboratorium komputer yang berada di sekolah baru di desa mereka sendiri.

Guru sekaligus operator komputer ANBK SMP Loji Permai Ligia Matinahor menceritakan sebelumnya para siswa harus mengikuti ANBK di ibu kota Kecamatan Obi di Desa Laiwui. Bahkan dua tahun sebelumnya, para siswa dikirim ke ibu kota Kabupaten Halmahera Selatan di Labuha karena belum ada sekolah di kecamatan setempat yang memiliki fasilitas memadai untuk ANBK.
“Di perjalanan kita selalu dihantam ombak, dan setelah tiba kita harus menginap di rumah warga sampai ANBK selesai. Puji Tuhan tahun ini kita tidak perlu ke Bacan atau Laiwui karena kita sudah bisa melaksanakan ANBK atas bantuan fasilitas laptop dan jaringan internet dari Harita Nickel di permukiman baru,” ujar Ligia.

Kepala SMA Tunas Muda Obet Siar juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Harita Nickel terhadap keberlangsungan pendidikan bagi para siswa didiknya. Menurutnya, kepedulian ini merupakan wujud keseriusan Perusahaan terhadap masa depan pendidikan anak-anak Desa Kawasi. Pemindahan menurutnya merupakan kebutuhan proses belajar. Fasilitas yang lebih memadai membuat proses belajar mengajar berjalan dengan lebih baik.

“Ini adalah sesuatu yang positif, kita bisa lakukan ANBK di sekolah kita sendiri. Karena ANBK di Kecamatan Laiwui dan ibu kota kabupaten membutuhkan anggaran besar. Kita harus membayar tiket kapal dan tempat tinggal yang membutuhkan biaya 10 sampai 20 juta hanya untuk mobilisasi transportasi,” papar Obet Siar.

Direktur External Relations Harita Nickel Stevi Thomas menyatakan pemindahan sekolah ke permukiman baru Desa Kawasi dilakukan atas kesepakatan bersama untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak desa setempat. Menurutnya pendidikan sebagai fondasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, perlu didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.
“Dari hari pertama sampai hari keempat hari ini, kami melihat semangat-semangat baru terpancar dari wajah para siswa dan guru. Kami menangkap pesan, lokasi sekolah baru ini memberikan dampak positif dan melahirkan semangat baru,” ungkap Stevi saat menghadiri syukuran pemindahan sekolah, Kamis (14/9/2023).
Stevi kembali menegaskan komitmen Harita Nickel untuk mendukung program pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. Dikatakan, pendidikan menjadi satu dari lima fokus program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan oleh Harita Nickel di sekitar wilayah operasional di Pulau Obi. Kelima aspek tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur dan sosial-budaya.
Menurutnya, pendidikan sebagai fondasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, perlu didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.
“Sudah ada laboratorium komputer, kami juga terus melengkapi buku-buku perpustakaan. Ke depan akan ada lab fisika. Kami akan terus dorong agar sarana dan prasarana dapat ditingkatkan. Kami punya mimpi jauh ke depan. Lulusan dari sekolah ini, khususnya SMA, bisa memiliki daya saing bukan hanya di level daerah tapi juga nasional,” pungkasnya.

About Harita Nickel
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) or Harita Nickel is part of the Harita Group which operates integrated nickel mining and downstream in Obi Island, South Halmahera, North Maluku. In addition to the Mining IUP, since 2016, the company has had a saprolite nickel smelter and, since 2021, also has had a limonite nickel processing and refinery facility in the same operational area. Both facilities are present to support the downstream mandate of the Indonesian government by utilizing nickel mining products from Trimegah Bangun Persada (TBP) and Gane Permai Sentosa (GPS). Through Halmahera Persada Lygend (HPL), Harita Nickel became a pioneer in Indonesia in the processing and refining of limonite nickel (low grade) with High Pressure Acid Leach (HPAL) technology. This technology is able to process previously unutilized limonite nickel into a strategic value product in the form of Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). With the same technology, MHP as an intermediate product has been successfully processed into final products such as Nickel Sulfate (NiSO4) and Cobalt Sulfate (CoSO4). Nickel sulfate and cobalt sulfate are the core materials for making the cathode of new energy sources, namely electric vehicle batteries.

IMG-20240406-WA0003
IMG-20240406-WA0008
IMG-20240406-WA0005
IMG-20240408-WA0072(1)
IMG-20240409-WA0018
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0001
IMG-20240401-WA0056
@reallygreatsite_20240402_164508_0000
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0052
IMG-20240407-WA0028
IMG-20240406-WA0045
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0000
IMG-20240404-WA0028(1)
IMG-20240404-WA0027(1)
SAVE_20240410_210756
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *