Slider
221 views

Tidak Ada Kejelasan Kelanjutan PLN Busua, HIPMAKABAR – MU Temui UP3 PLN Ternate

Ternate-Teropongmalut.com, Himpunan Mahasiswa Kayoa Barat Maluku Utara mengadakan pertemuan dengan UP3 PLN Cabang Ternate, Pada Kamis (06/05/2021).

Dalam pertemuan itu di hadiri sejumlah perwakilan Mahasiswa Kayoa Barat dan di sambut baik oleh Manager UP3 PLN Cabang Ternate.

Pertemuan bertujuan untuk mempertanyakan masaala Proyek PLN Busua yang sampai saat ini belum ada kejelasan kelanjutan proyek.

“Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Desa Busua Kecamatan Kayoa Barat saat ini telah diselesaikan oleh pihak kontraktor pada akhir Tahun 2019 lalu. Hingga saat ini 2021 tidak ada kejelasan kapan bisa di selesaikan dan di nikmati oleh masarakat kami,” ungkap Fandi.

Sementara Kordinator HIPMA KABAR Suryadi Rajak dalam pertemuan itu menyampaikan dengan tegas bahwa.

“Karena tidak ada kejelasan Kapan pemasangan instalasi dan penurunan mesin dari pihak PLN, oleh karena itu ada oknum yang memanfaatkan dan mengatasnamakan PLN untuk memasang instalasi listrik di Rumah warga dan itu terjadi hampir di seluruh Enam Desa yang ada jaringan listrik dan sebagian warga suda memasang instalasi listrik dengan harga yang besar, ternyata diketahui oknum ini melakukan penipuan,” tegasnya.

Manager UP3 PLN Cabang Ternate Gamal Risal Gambey mengatakan, saat ini belum ada kejelasan kapan bisa di selesaikan masalah itu karena saat ini semua program terhambat dengan Corona.

“Tapi untuk semua wilayah kerja UP3 Cabang Ternate terdapat 28 titik itu dipastikan akan terselesaikan pada tahun 2022,” ujarnya.

Menurut Gamal” Menyangkut masalah pemasangan instalasi, dari pasca pemasangan jaringan listrik dan pembangunan tempat mesin, hingga saat ini belum ada instruksi untuk pemasangan instalasi. Apabila kedapatan ada yang mengatasnamakan lembaga terkait untuk pemasangan maka di harapkan kepada seluruh pihak terutama Pemerintah Kecamatan, Pemdes dan Masyarakat agar memastikan identitas atau surat tugas dan atribut lainya,” harapnya.

Gamal juga meminta kepada semua pihak terutama masyarakat agar bersabar dan menunggu keputasan dari kementrian, dan menginginkan agar semua masyarakat Maluku Utara menikmati listrik sesuai dengan program pemerintah pusat yaitu Desa Terang. (Karman/red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *