Tudingan Jual Lahan Mangrove, Begini Sanggahan Kades Waleh,

Reporter : Odhe
Editor : Redaksi

HALTENG, Teropongmalut.com – Terkait kabar miring atau disebut fitnah penjualan lahan/hutan mangrove seluas 20.000 meter persegi atau seluas 2 hektare (Ha) oleh salah satu warga misterius baru-baru ini, pada kesempatan ini Kepala Desa (Kades) Waleh Anhar Syafar menyatakan dengan keras bahwa kabar miring tersebut adalah benar-benar fitnah yang sengaja dibuat oleh warga yang tak bertanggungjawab.

Buktinya, warga atas nama Jauhar Maulana bukanlah warga desa Waleh dan soal kabar penjualan lahan mangrove yang menuding dirinya adalah “Fitnah”, tegas Kades Kamis, tanggal 8 Juni 2023 saat ditemui media ini di desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah.

Hutan mangrove desa Waleh

Terkait dengan informasi yang sengaja disebarluaskan oleh salah satu warga misterius atas nama Jauhar Maulana ini benar-benar sangat merugikan nama baik saya dan keluarga. Karena saya menilai Jauhar Maulana ini sengaja memfitnah atau menyebarkan kabar fitnah,” kesalnya.

Tak hanya kesal lanjut Kades, sebenarnya informasi yang disampaikan Jauhar Maulana ini saya laporkan ke Mapolres Halteng karena dia sudah menyebarkan informasi hoax alias fitnah. Karena telah menuduh tanpa bukti. Bukan hal yang gampang soal penjualan lahan mangrove karena kita sama-sama ketahui soal sanksi pidananya jika hal itu dilakukan,” tandasnya.

Untuk itu, saya sarankan kepada rekan-rekan media sebagai mitra kami Kepala Desa, mengkonfirmasi jika menerima informasi seperti begitu, agar memenuhi unsur etika jurnalistik,” pintahnya.

IMG-20240406-WA0003
IMG-20240406-WA0008
IMG-20240406-WA0005
IMG-20240408-WA0072(1)
IMG-20240409-WA0018
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0001
IMG-20240401-WA0056
@reallygreatsite_20240402_164508_0000
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0052
IMG-20240407-WA0028
IMG-20240406-WA0045
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0000
IMG-20240404-WA0028(1)
IMG-20240404-WA0027(1)
SAVE_20240410_210756
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *