Warga Buli Tolak PT. Priven Lestari  Tambang Kawasan Wato-Wato

Exif_JPEG_420

Reporter : Odhe
Editor : Redaktur

HALTIM, Teropongmalut.comEnam (6) poin dasar  penolakan aktivitas pertambangan PT Priven Lestari dalam mengekploitasi apa lagi menambang di kawasan Wato-Wato yang terletak di belakang Buli Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara karena dampak buruknya dinilai lebih besar dari sampak manfaatnya.

Untuk itu, warga masyarakat Buli yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Buli Peduli Wato-Wato yang belum lama ini menggelar aksi penolakan pertambangan PT. Priven Lestari. Aksi tersebut dilakukan warga masyarakat karena mengkuatirkan merugikan dan mengancam keberadaan masyarakat Buli Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur.

Aliansi Masyarakat Buli Peduli Wato-Wato tatap muka Bupati Haltim bahas penolakan aktivitas pertambangan PT Priven Lestari Selasa, (19/09/2023) diruang rapat Bupati

Masih terkait perihal ini, para Kades, dan Aliansi Masyarakat Buli Peduli Wato-Wato Selasa, tanggal 19 2023 pukul 22.16 WIT diundang tatap muka oleh Pemda Haltim melalui Bupati Hi Ubaid Yakub dan Wakil Bupati, Anjas Taher, hadir Komisi III DPRD Haltim, Forkompinda dan Camat.

Berikutnya pokok pikiran penolakan pertambangan PT Priven Lestari diantaranya pertama Area belakang Buli/Gunung Wato-Wato menjadi satu-satunya sumber hidup masyarakat 8 desa, kedua area penambangan PT Priven Lestari terlalu dekat dengan area pemukiman warga masyarakat Buli, ketiga area belakang Buli yakni Wato-Wato adalah hutan lindung dan menjadi area rawan bencana sehingga sangat mengancam (ancaman banjir dan ancaman tanah longsor), keempat area belakang Buli Wato-Wato adalah satu-satunya ruang hidup yang tersisa bagi masyarakat Buli.

Kelima bahwa penambangan PT. Priven Lestari berpotensi merusak dan mencemarkan 9 aliran sungai yang berhulu area belakang Buli Wato-Wato dimana 9 mata air sungai yang menghidupi masyarakat Buli sehari-hari, keenam penyusunan AMDAL PT Priven Lestari mengabaikan kenyataan dan kondisi sebenarnya dan tidak melalui prosedur yang benar.

Dalam acara tatap muka yang berlangsung itu, warga masyarakat Buli tetap mendesak kepada Pemerintah Daerah (Pemda) agar tetap merekomendasikan menolak aktivitas pertambangan PT Priven Lestari karena tak KP tak bisa menggugurkan RTRW. Diminta juga kepada petugas keamanan melalui Kapolres dan Dandim warga meminta jangan memaksakan aktivitas tambang PT. Priven Lestari karena kedepan dampak buruknya sudah semakin dekat, jadi jangan ditambang titik.

IMG-20240406-WA0003
IMG-20240406-WA0008
IMG-20240406-WA0005
IMG-20240408-WA0072(1)
IMG-20240409-WA0018
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0052
IMG-20240407-WA0028
IMG-20240406-WA0045
previous arrow
next arrow
SAVE_20240410_210756
SAVE_20240410_210756
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *