Warga Desa Kupal Curiga Kades Curang dalam Proyek Pembangunan Drainase

  • Share

HALSEL-TeropongMalut.com, Sejumlah warga desa Kupal Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan curiga, Kepala Desa mereka Sanusi berbuat curang pada proyek pembangunan drainase. Akibatnya drainase yang baru di bangun satu bulan lalu menggunakan dana desa itu kini kondisinya telah hancur alias roboh sepanjang 40 meter.

Sementara itu Kades Kupal Sanusi yang dikonfirmasi TeropongMalut.com Selasa (03/08) mengaku bahwa dalam pembuatan Drainase tidak ada anggaran penimbunan bagian dinding selokan.

“Dalam pembuatan drainase (got) tidak ada anggaran penimbunan,” jelas Kades. Sanusi berjanji akan berkordinasi dengan BPD untuk menganggarkan anggaran penimbunan untuk dinding drainase yang bolong pada anggaran perubahan nanti.

Sementara itu warga desa Kupal menduga drainase yang tidak dipadati timbunan disisnya menjadi alasan kuat ambruknya drainase.

Sebagian warga menyebut bahwa Kades Kupal menjual bahan galian drainase pada saat saluran drainase dalam proses penggalian. Padahal timbunan tersebut bisa di manfaatkan untuk padati sisi luar drainase untuk mencegah drainase tergerus air.

Warga desa Kupal yang mencurigai kades berbuat curang itu diantaranya Erwin Lamena, Junaidi dan Dhika.

“Kami lihat pada saat pekerjaan drainase itu ada mobil truk yang keluar masuk bahkan sampai antri mengangangkut hasil galian dari drainase. Kami menduga kades menjualnya, padahal harus itu jadi timbunan disisi drainase agar tak roboh,” ungkap Dhika

Warga setempat itu juga menduga ada yang salah dari pembuatan badan jalan desa. Warga sebut badan jalan dengan anggaran yang ada, tak wajar.

“Kami lihat waktu pekerjaan ada mobil bukan sedikit tapi puluhan banyaknya yang mengangkut hasil galian drainase. Saya menduga kades menjualnya” tukas Erwin Lamena.

Warga menyebutkan bahwa “bahwa selain drainase yg tak jelas pekerjaanya, ada bagian penggusuran badan jalan yang juga tak wajar dan tak sesuai anggaran” Jelas Dhika.

Erwin dan bebrapa warga meminta agar Kades Kupal segera di audit oleh pihak inspektorat. Hal ini karena banyak pekerjaan kades Kupal dari tahun ke tahun tak sesuai. (Mursal/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *