Oleh : Farid Amir
Editor : Odhe Isma
Indonesia merayakan 80 tahun kemerdekaan dengan tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Namun, realitas di lapangan masih jauh panggang dari api. Tak semua rakyat benar-benar menikmati makna kemerdekaan itu.
Di balik gegap gempita perayaan, masih banyak suara rakyat yang terpinggirkan. Aspirasi mereka sering diabaikan, tergantikan oleh kepentingan politik sesaat. Slogan yang dielu-elukan hanya menjadi hiasan panggung, sementara kesenjangan kian terasa.
Ironisnya, para penguasa seolah lupa, tanpa dukungan rakyat mereka bukanlah siapa-siapa. Mereka naik ke singgasana berkat janji-janji manis, tapi setelah berkuasa justru menutup telinga terhadap jeritan rakyat kecil.
Kemerdekaan seharusnya menghadirkan kesejahteraan dan keadilan, bukan sekadar seremoni dan retorika. Sebab, merdeka tak berarti apa-apa jika sebagian rakyat masih hidup dalam bayang-bayang ketidakadilan dan ketertindasan.














