Reporter : Odhe
Editor : Redaksi
HALTENG, Teropongmalut.com – Sudah kurang lebih 4 tahun proyek peningkatan jalan hotmix Lelilef Kecamatan Weda Tengah berjalan di tempat. Namun, lagi-lagi Direktur CV Garolaha Utama, Muhammad Gifari Bopeng masih lagi berjanji menuntaskan proyek jalan hotmix tersebut.
Proyek Peningkatan jalan hotmix yang dianggarkan APBD Halteng tahun 2019 silam kurang lebih 4 milyar tersebut hingga kini masih berstatus matrial LPA sehingga berlumpur saat musim hujan dan berdebu saat musim panas.
Kondisi ini sudah sangat lama sehingga kembali mendapat sorotan dari warga desa setempat, terutama Wahab Nurdin yang juga sebagai Ketua Partai Demokrat daerah ini. Dia mengaku sangat kesal atas pekerjaan peningkatan jalan hotmix di desa Lelilef yang sampai hanya berjalan di tempat tersebut.
Hal ini terjadi karena ada dugaan Dinas PUPR Pemkab Halteng tak melakukan verifikasi terhadap kesiapan kontraktor CV Garolaha Utama. Buktinya, sampai sekarang proyek tersebut masih tak dituntaskan oleh CV Garolaha Utama. Bayangkan sudah hampir masuk 4 tahun terbengkalainya proyek ini, cukup meresahkan masyarakat karena harus menerima kenyataan lumpur saat musim hujan dan debu saat musim panas,” kesalnya.
Terpisah Direktur CV Garolaha Utama Muhammad Gifari Bopeng saat dikonfirmasi media ini mengaku masih siap untuk menyelesaikan proyek tersebut meskipun tak memiliki AMP. “Saya so minta dipercepat jalan Lelilef tuch,” jelas Gifari singkat.














