Reporter : Odhe
Editor : Redaksi
HALTENG, Teropongmalut.com – Salah satu warga Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah yang enggan identitasnya disebutkan ini kepada media ini Ahad, (15/10/2023) siang tadi mengaku mendapat berbagai keluhan yang diperoleh dari pihak kontraktor pengadaan barang dan jasa dikabarkan belum dituntaskan oleh APBD Halteng mulai dari Pemerintahan sebelumnya.
Sebagai sebuah perekonomian yang sedang berkembang dengan laju yang cukup tinggi, Halteng mendapat julukan sebagai wilayah industri dan memiliki APBD yang cukup besar dibandingkan daerah lain di Provinsi Maluku Utara. Halteng semakin kuat mendapatkan pengakuan mengenai potensi yang dimilikinya di masa mendatang. Salah satu julukan sebagai wilayah industri dan memiliki penduduk yang padat saat ini,” tandasnya.
Optimisme tersebut memperkuat pandangan tentang prospek ekonomi Halteng yang sudah terbangun sebelumnya termasuk salah satunya dengan adanya investor asing sehingga menempatkan Halteng sebagai wilayah peringkat layak investasi. Akan tetapi di balik pandangan-pandangan positif tersebut, Halteng juga menghadapi banyak tantangan yang perlu diselesaikan. Dalam hal penyelesaian utang Pemda Halteng terhadap kontraktor, karena masih ada proyek yang dikerjakan pada pemerintahan sebelumnya yakni Acim-Soksi hingga pemerintahan Penjabat Bupati Ikram Malan Sangadji dikabarkan belum di tuntaskan oleh APBD Halteng,” ucapnya.
APBD Halteng lanjut dia, menghadapi tantangan yang tidak ringan. Di tengah-tengah optimisme bahwa wilayah ini diproyeksikan akan menikmati masa kejayaan mendatang dengan SDA yang dimilikinya. Masih banyak tantangan lain adalah terkait penyediaan infrastruktur yang masih rendah dan kacau balau. Ada beberapa proyek infrastruktur yang terpaksa dihentikan
Untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut di atas, Pemerintah harus mengambil langkah-langkah secara progresif melaksanakan program-program terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Progresivitas Pemerintah tersebut antara lain tampak dari belanja yang dianggarkan dan direalisasikan untuk mendukung program-program tersebut. Di bidang kesehatan, belanja Pemerintah selalu meningkat dari tahun ke tahun. Untuk belanja infrastruktur dan pendidikan peningkatan tersebut terjadi secara signifikan,” tutupnya.














