Reporter : Odhe
Editor : Redaksi
HALTENG, Teropongmalut.com – Pada tahun 2023, PT IWIP dihantui oleh serangkaian kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian. Salah satu insiden yang terjadi adalah pada tanggal 7 Januari 2023, seorang karyawan bernama Mia alias Iki (25 tahun) tewas diduga dilindas alat berat jenis loader di area Industri Smelter H. Kejadian ini menjadi sorotan dan memunculkan kekhawatiran akan keselamatan kerja di perusahaan tersebut.
Selain itu, dalam rentang tahun 2018 hingga 2021, tercatat 10 kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian di PT IWIP. Hal ini semakin meningkatkan keprihatinan terkait keselamatan kerja di perusahaan ini. DPW FBTPI KPBI pun turut mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi keselamatan kerja ribuan karyawan di PT IWIP.
Pada tanggal 26 Agustus 2021, satu karyawan PT IWIP juga tewas dalam kecelakaan kerja yang terjadi. Insiden ini menunjukkan bahwa upaya untuk menjaga keselamatan kerja masih perlu ditingkatkan.
Pada tanggal 1 April 2024, PT IWIP kembali dikejutkan dengan insiden maut di smelter B. Seorang karyawan dikabarkan meninggal dunia setelah ditabrak oleh sebuah unit loader. Hingga saat ini, pihak PT IWIP belum memberikan klarifikasi resmi mengenai peristiwa ini, meninggalkan banyak pertanyaan dan kekhawatiran.
Tidak hanya itu, pada tanggal 14 Maret 2024, empat orang karyawan PT IWIP di Halmahera Tengah, Maluku Utara, mengalami kecelakaan tragis. Mereka ditabrak oleh sebuah pikap saat mencari jaringan internet di tepi jalan. Dua orang tewas dalam insiden ini, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.
Rentetan kecelakaan kerja di PT IWIP ini memang mengkhawatirkan dan menunjukkan perlunya langkah-langkah lebih lanjut untuk meningkatkan keselamatan kerja di perusahaan ini. Penting bagi PT IWIP untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan praktik keselamatan kerja mereka, serta memberikan perhatian yang serius terhadap kesejahteraan dan keselamatan karyawan.















