Politik Identitas Kembali Mencuat, Pilkada Halteng Terancam Kembali Rusak

Penulis : Hamdan Halil
Editor : Odhe

Pilkada Halteng kembali diwarnai dengan isu politik identitas dan primodial yang semakin meresahkan. Tim kampanye Paslon No. 2, Elang-Rahim, terlihat menggunakan isu “anak kampong” dan “bukan anak kampong” untuk meraih simpati masyarakat. Yoksan, salah satu tim kampanye, bahkan terang-terangan memprovokasi masyarakat di Desa Sidanga dengan isu tersebut.

Dalam video kampanye, Yoksan juga mengklaim bahwa Elang-Rahim telah membangun gereja dan mengaspal jalan di Sidanga. Namun, masyarakat langsung membantah klaim tersebut, menegaskan bahwa pengaspalan jalan baru dilakukan pada tahun 2024, sementara listrik baru masuk ke Lopong pada akhir 2023.

Masyarakat Mulai Jenuh dengan Politik Identitas dan Primodial

Penggunaan politik identitas dan primodial ini bukan hal baru dalam Pilkada Halteng. Sejak 2007, dua kubu yang selalu bersiteru telah menggunakan isu tersebut untuk saling menyerang. Permusuhan ini berujung pada pemecatan ketua dan anggota KPU Halteng akibat isu ijazah palsu. Banyak tim kampanye juga dipenjara karena saling menyerang dengan isu politik identitas dan primodial. Namun, masyarakat Halteng kini menunjukkan tanda-tanda jenuh dengan cara kampanye yang tidak rasional tersebut.

Hadirnya IMS-ADIL sebagai Kubu Netral, Menawarkan Politik Santun dan Beretika

Kehadiran IMS-ADIL sebagai kubu netral yang menawarkan politik santun dan beretika, serta menjunjung rasa nasionalis, telah menjadi angin segar bagi masyarakat Halteng. IMS-ADIL telah berhasil mengubah paradigma politik identitas dan primodial yang selama ini menguasai Pilkada Halteng. Dinamika elektoral IMS-ADIL terlihat dari hasil survei Indikator yang menunjukkan tren peningkatan elektabilitas IMS-ADIL secara signifikan. Sejak Desember 2022, elektabilitas IMS-ADIL telah mencapai 33%, kemudian meningkat menjadi 52% pada Mei 2024, dan mencapai 76% pada akhir Agustus 2024. Hasil survei ini sejalan dengan dukungan masyarakat yang terlihat pada saat deklarasi dan kampanye putaran pertama.

IMS-ADIL Dapatkan Dukungan Kuat dari Masyarakat, Terutama Kaum Perempuan

IMS-ADIL telah mendapatkan dukungan kuat dari masyarakat, terutama kaum perempuan. Sejak deklarasi hingga berakhirnya kampanye putaran pertama, IMS-ADIL telah menerima 17 undangan dan 12 komunitas telah berkoordinasi dengan media center IMS-ADIL. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Halteng menginginkan perubahan dan berharap IMS-ADIL dapat membawa Halteng ke arah yang lebih baik.

Harapan untuk Pilkada Halteng yang Bersih dan Demokratis

Pilkada Halteng 2024 menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang mampu membawa Halteng menuju masa depan yang lebih baik. Masyarakat berharap agar Pilkada Halteng dapat berlangsung dengan bersih, demokratis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika.  Hadirnya IMS-ADIL sebagai kubu netral yang menawarkan politik santun dan beretika, diharapkan dapat menjadi contoh bagi semua kandidat dan tim kampanye untuk menjalankan Pilkada dengan tertib dan damai. Semoga Pilkada Halteng 2024 dapat menghasilkan pemimpin yang amanah dan membawa kemajuan bagi masyarakat Halteng.

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *