Senja Pengabdian, Cinta yang Tak Pernah Usai

HALTENG — Senja pengabdian itu akhirnya berlabuh di dermaga waktu. Setelah 34 tahun mengabdi sebagai aparatur negara, Kepala BPKAD Kabupaten Halmahera Tengah, Drs. Abdurrahim Yau, M.Si, resmi memasuki masa purna bakti, sebuah perhentian sunyi yang menyimpan jejak cinta, dedikasi, dan ketulusan yang tak lekang.

Perjalanannya bukan cerita singkat yang lahir dari kemudahan. Ia menapaki awal sebagai tenaga honorer tanpa upah, berjalan kaki menyusuri pelosok Kelurahan Topo Tikep sebagai pendamping desa. Dari titik paling sederhana itulah, ia merajut makna pengabdian, hingga akhirnya dipercaya mengemban amanah di kursi pimpinan.

Bagi Ko Im, tugas bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan laku batin yang dijalani dengan iman. Loyalitas, keikhlasan, dan keyakinan pada nilai-nilai Ilahi menjadi arah dalam setiap langkah. Ia percaya, hasil sejati bukan hanya diukur dari capaian duniawi, tetapi dari niat yang tulus dan kerja yang jujur.

Dalam kepemimpinan, ia memilih merangkul, bukan berjarak. Ruang kerja baginya bukan sekadar tempat memerintah, melainkan ruang berbagi, tempat canda, nasihat, dan teguran mengalir hangat layaknya keluarga. Ia menghadirkan kepemimpinan yang manusiawi, yang tumbuh dari kedekatan dan rasa saling memiliki.

Kini, di ujung masa tugasnya, yang tertinggal bukan sekadar jabatan yang ditanggalkan, melainkan jejak nilai yang tertanam kuat. Haru menyelimuti para staf yang kehilangan sosok pemimpin, sekaligus orang tua dan sahabat dalam perjalanan panjang birokrasi.

Dengan kerendahan hati, ia menutup lembar pengabdiannya seraya memohon maaf atas segala khilaf. Pesannya sederhana namun dalam, bekerjalah dengan hati, dengan kejujuran, dan dengan iman. Sebab pada akhirnya, yang abadi bukanlah jabatan, melainkan cinta dalam setiap pengabdian yang ditinggalkan. (Odhe/Red)

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *