HALTENG — Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil mengambil langkah tegas dalam merespons konflik sosial di Kecamatan Patani Barat dengan menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung ke lapangan secara bergilir mulai hari ini.
Instruksi tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Bukit Loiteglas Jalan Trikora, Senin (13/4/2026), yang dihadiri jajaran pejabat dan seluruh ASN.
Ahlan menegaskan, percepatan pemulihan kondisi masyarakat terdampak konflik tidak bisa ditunda. Setiap OPD diwajibkan terlibat aktif, termasuk ASN yang memiliki keahlian pertukangan untuk segera diterjunkan membantu perbaikan fasilitas umum yang rusak.
“Tidak ada alasan untuk menunggu. Semua harus bergerak cepat dan terukur,” tegasnya.
Selain penanganan konflik, mantan wakil rakyat tiga periode ini juga menyoroti hasil entry meeting bersama BPK RI yang dinilai masih menyisakan sejumlah catatan penting. Ia memerintahkan seluruh OPD segera menindaklanjuti temuan tersebut melalui langkah konkret dan terkoordinasi.
Rapat lanjutan langsung digelar usai apel guna memastikan percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai regulasi.
Di sisi lain, Ia mengingatkan bahwa kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas utama. Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam melayani masyarakat, dengan mengedepankan empati, tanggung jawab, dan profesionalisme.
Menurutnya, pelayanan yang baik bukan hanya soal prosedur, tetapi juga menyentuh kebutuhan riil masyarakat dan membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Mengakhiri arahannya, Ia meminta seluruh ASN menjaga soliditas dan menunjukkan kinerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kerja harus nyata, terukur, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tandasnya. (Odhe/Red)



















