HALTENG — Komitmen PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) untuk menormalisasi Kali Kobe kini dipertanyakan keras. Janji memperlebar dan memperdalam sungai guna meredam banjir di Desa Lukulamo dan sekitarnya justru berubah menjadi polemik panjang tanpa kepastian.
Alih-alih menjadi solusi, luapan Kali Kobe masih terus menghantui warga yang diduga terdampak aktivitas kawasan industri. Program normalisasi yang digadang sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan hingga kini belum menunjukkan realisasi nyata, meski telah bergulir selama dua tahun.
Sorotan publik kembali memanas setelah isu ini viral di media sosial (Facebook) melalui grup “Nuansa Halmahera Tengah”. Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Tunas Harapan, Desa Lukulamo, secara terbuka melontarkan tuntutan keras atas janji yang dinilai menggantung dan tak kunjung ditepati.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius, apakah komitmen lingkungan PT IWIP hanya sebatas retorika? Di tengah ancaman banjir yang terus berulang, warga kini menuntut bukan lagi janji, melainkan tindakan nyata dan segera. (Odhe/Red)






















